Ramadan 2021
Bacaan Qunut Witir Menurut 4 Madzhab Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
Bacaan qunut witir menurut 4 madzhab dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan Indonesia
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut bacaan qunut witir menurut 4 madzhab, penjelasan Ustadz Abdul Somad.
Menurut Madzhab Imam Syafi'i doa qunut witir dibaca pada separuh terakhir bulan Ramadan (malam 15 Ramadan).
"Tanggal 1-14 Ramadan tidak ada, malam 15 baru (baca qunut witir)," jelas Ustadz Abdul Somad, dikutip dari akun YouTube Video Dakwah, yang dianggah 4 Juni 2018.
Diketahui di negara Indonesia, sebagian besar umat muslim menganut Madzhab Syafi'i, sehingga merujuk pada anjuran tersebut.
Baca juga: Beda Bacaan Qunut Imam dan Sholat Sendiri, Tulisan Arab dan Terjemahan
Sementara Madzhab Hanafi dan Hambali, lanjut UAS, sunnah membaca qunut witir sejak awal Bulan Ramadan (sepanjang tahun).
Terkahir, Madzhab Maliki tidak memakai qunut witir.
Lantas bagaimana bacaan Doa Qunut Witir? Apakah sama dengan Doa Qunut Subuh?
Ustadz Abdul Somad menjawab bahwa doa qunut yang dibaca bebas, boleh sama dengan qunut pada Sholat Subuh.
"(Qunut) itu yang diapal, qunut itu bebas. Qunut macam-macam," dikutip dari ceramah yang diunggah di YouTube 30 Mei 2018.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Jumat 30 April 2021: Amalan Sunnah Istighfar Sahur
Berikut bacaan doa qunut witir, tulisan Arab dan arti.
اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ، فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ
(Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimangtawallait, Wabaariklii fiimaa a toit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Walaya izuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astag firuka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam)
Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau Pastikan. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala Puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarganya”.
Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Tata cara baca doa qunut
