Breaking News:

Ramadan 2021

Masjid Tertua di Jawa, Masjid Pesucinan di Manyar Gresik Dibangun Syekh Maulana Malik Ibrahim

Masjid Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Masjid Pesucinan di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Selasa (27/4/2021).

surya.co.id/willy abraham
Masjid Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Masjid Pesucinan di Desa Leran, Kecamatan Manyar,Gresik, Selasa (27/4/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Masjid tertua di pulau Jawa ada di Gresik. Masjid tersebut dibangun Syekh Maulana Malik Ibrahim di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Masjid tersebut bernama masjid Syekh Maulana Malik Ibrahim atau biasa disebut oleh warga sekitar Masjid Pesucinan. Mayoritas, masih mempertahankan bangunan aslinya.

Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah wali tertua di antara Wali Songo. Pembangunan masjid ini menjadi penanda penyiasan ajaran agama islam di masa kerajaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Syekh Maulana Malik Ibrahim mengunjungi Desa Leran, yang dulunya bernama Desa Sembolo kemudian membangun masjid.

Kurang lebih tahun 1389 sebelum masehi. Jarak Desa Leran sekitar 9 kilometer dari pusat kota Gresik.

Masjid Syekh Maulana Malik Ibrahim yang biasa disebut Masjid Pesucinan, memiliki arti untuk mensucikan masyarakat desa setempat yang dulunya beragama hindu budha. Syekh Maulana Malik Ibrahim berasal dari Persia datang ke pulau Jawa saat dalam masa kerajaan Majapahit.

Beberapa peninggalan Syekh Maulana Malik Ibrahim masih tersimpan seperti kolam wudhu, kubah masjid, batu tempat sandar kapal dan mimbar.

Muhammad Mushollin, Ketua Takmir Masjid Syekh Maulana Malik Ibrahim menuturkan warga mempercayai keberadaan masjid peninggalan Syekh Maulana Malik Ibrahim ini sebagai masjid tertua yang ada di pulau Jawa.

"Dalam beberapa literatur menyebutkan islam masuk ke Gresik abad ke-11 dibuktikan dengan prasasti Leran yang ditemukan pada nisan makam Siti Fatimah binti Maimun pada 1082 masehi di desa Leran, Kecamatan Manyar dijadikan sebagai bukti prasasti tertua di asia tenggara," paparnya.

Disamping kanan masjid, cungkup masjid dan juga sejumlah makam santri.

"Di dalam masjid masih tersimpan peninggaalan seperti kolam atau sumur berukuran 3 kali 3 meter," terangnya. (wil)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved