Breaking News:

Berita Kediri

Pemkab Kediri Perpanjang PPKM Mikro Hingga 3 Mei 2021, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Kediri resmi memperpanjang pelaksanaan PPKM mikro hingga 3 Mei 2021.

surya.co.id/farid mukarrom
Petugas gabungan Polres Kediri, TNI, Satpol PP Kabupaten Kediri dan Dishub saat melakukan penutupan Kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Senin (18/1/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri resmi memperpanjang pelaksanaan PPKM mikro hingga 3 Mei 2021.

Kebijakan ini diambil mengingat jumlah angka pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri yang masih bertambah.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19, Slamet Turmudi mengatakan perpanjangan PPKM Mikro ini tetap fokus pada penanganan di tingkat RT.

"Jadi kita perpanjang kebijakan ini mengingat semakin baik tren penurunan angka Covid-19 di Kabupaten Kediri. Saya mencontohkan seperti kasus harian. Dimana sebelumnya penambahan pasien Covid-19 mencapai 20 orang, kali ini setiap harinya hanya 5 sampai 6 orang saja," ujar Slamet kepada SURYA.co.id Jumat (23/4/2021).

Masih kata Slamet untuk jumlah angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Kediri juga terus bertambah.

Baca juga: Petugas Kesulitan Mengevakuasi Bangkai Hiu Paus di Pantai Bayem Kabupaten Tulungagung

Baca juga: Pekerja Migran Asal Kabupaten Trenggalek Dilarang Mudik, Disnakertrans Sosialisasi ke Keluarga

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan Hamil yang Dibunuh di Kota Surabaya Terungkap, Pelakunya Sang Suami

Baca juga: Sampel Makanan di Pasar Takjil Kota Blitar Diperiksa, Ada Kerupuk yang Mengandung Boraks

"Bulan lalu setiap harinya pasien yang sembuh hanya di bawah 10. Kali ini dalam 1 minggu terakhir setiap harinya pasien covid-19 yang sembuh lebih dari 10," imbuh Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri.

Slamet Turmudi yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD kabupaten Kediri ini mencontohkan dengan kebijakan PPKM mikro, kapasitas rumah sakit penanganan Covid-19 berkurang.

"Kalau di rumah sakit rujukan Covid-19 jumlah pasien berkurang hingga 30 persen. Kemudian di rumah sakit darurat Covid-19 Nuraini Pare saat ini hanya ada dua pasien,"jelasnya.

Selanjutnya Slamet Turmudi menyebutkan saat ini tak ada pasien baru di gedung isolasi mandiri Covid-19 milik Pemkab Kediri.

"Seperti di Wisma Atlet Pare, SD Pelem II dan eks Gedung Dinas Pertanian itu sudah tak ada pasien Covid-19 baru. Jadi kebijakan PPKM Mikro ini sangat efektif," ungkapnya.

Slamet Turmudi mengajak masyarakat tak abai dengan adanya tren penurunan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Kediri.

"Oleh sebab itu kami dari pemerintah mengajak masyarakat terus patuhi protokol kesehatan. Jangan lupa selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa untuk update kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri saat ini sudah mencapai 4605 orang.

Jumlah ini sudah termasuk 4083 sembuh, meninggal 448, dirawat ada 74.

BACA BERITA KEDIRI LAINNYA

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved