Berita Blitar
Dikira Dapat Ikan Besar, Pemancing di Blitar Malah Menjerit Ngeri Saat Menarik Pancing; Mengapa?
Betapa kagetnya mereka, ternyata yang ditarik dengan kail milik Atim bukan ikan besar, melainkan sesosok mayat perempuan
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
SURYA, CO.ID, BLITAR - Keasyikan memancing yang awalnya dirasakan Atim (37), warga Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Kamis (22/4/2021), berubah menjadi trauma.
Bagaimana tidak, Atim yang semula bersemangat menarik kalinya ketika ujung pancingnya mengenai sesuatu di dasar sungai, malah berteriak histeris.
Teriakan ngeri Atim juga mengagetkan kedua temannya, Nur Kholis (37) dan Suparno (37), yang sama-sama memancing di bawah tanggul Sungai Semut di Lingkungan Tejo, Kelurahan Babadan Wlingi.
Betapa kagetnya mereka, ternyata yang ditarik dengan kail milik Atim bukan ikan besar, melainkan sesosok mayat perempuan.
Ujung kail Atim tersangkut pada baju batik yang dipakai jasad tanpa identitas itu.
Penemuan mayat perempuan tanpa identitas itu dengan cepat diketahui warga dan dilaporkan ke Polsek Wlingi.
Petugas pun mengevakuasi mayat tersebut dan dibawa ke kamar mayat RSUD Ngudi Waluya Wlingi.
"Karena tak beridentitas, mayat itu sampai kini berada di kamar mayat. Bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya, silakan mengeceknya," kata Kapolsek Wlingi, Kompol Yoni Sugiarto.
Dari penuturan warga, Atim dan kedua temannya berangkat memancing ke Sungai Semut, Kamis (22/1) siang.
Beberapa jam kemudian atau pukul 12.00 WIB, Atim merasa kail pancingnya berat sehingga pelan-pelan ditariknya.
Ia merasa mendapatkan tangkapan ikan besar.
"Nggak tahunya ketika stik pancingnya ditarik, yang terlihat adalah kain.
Karena penasaran Atim menariknya.
Ternyata itu adalah daster bermotif batik yang dikenakan korban," ungkap Yoni.
Melihat hal itu, Atim langsung berteriak-teriak ketakutan, sehingga kedua temannya menenangkannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/waduk-wonorejo-tulungagung_20171106_205137.jpg)