Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona di Surabaya

Update Virus Corona di Surabaya 13 April 2021: Naik 29 Kasus, Dampak PPKM Mikro

Berikut update virus corona di Surabaya, Senin (1/4/2021) sekira pukul 05.00 WIB. 

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Infocovid19.jatimprov.go.id
Update Virus Corona di Surabaya Senin 12 April 2021 

Penulis: Arum | Editor: Adrianus

SURYA.co.id, SURABAYA - Berikut update virus corona di Surabaya, Senin (1/4/2021) sekira pukul 05.00 WIB. 

Menurut infocovid19.jatimprov.go.id, Kota Surabaya masih menjadi wilayah penyumbang kasus virus corona terbanyak di Jawa Timur. 

Namun, angka tersebut turun drastis dari sebelumnya, yakni berkisar antara 20-30 kasus per hari. 

Penurunan kasus virus corona di Surabaya itu tak lepas dari dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Mikro yang diperpanjang hingga 19 April 2021.

PPKM Mikro ini rupanya berdampak pula pada sektor perekonomian, seperti penjualan eceran.

Update Virus Corona di Surabaya Senin 12 April 2021
Update Virus Corona di Surabaya Senin 12 April 2021 (Infocovid19.jatimprov.go.id)

Selengkapnya, berikut SURYA.co.id merangkum Update Virus Corona di Surabaya dan Jawa Timur.

1. Update Virus Corona di Surabaya

- Konfirmasi: 23107 (+29)

- Aktif: 138 (-2)

- Sembuh: 21612 (+30)

- Meninggal: 1357

2. Update Virus Corona di Jatim

- Konfirmasi: 142805 (+251)

- Aktif: : 1931 (-29)

- Sembuh: 130630 (+244)

- Meninggal: 10244 (+36)

Berikut update kasus Virus Corona di seluruh wilayah Jatim (per daerah).

KONFIRMASI BARU (+251)

+29 KOTA SURABAYA, +20 KAB. NGANJUK, +19 KAB. BLITAR, +18 KAB. BANYUWANGI, +15 KAB. SIDOARJO, +14 KAB. NGAWI,

+13 KAB. MADIUN, +12 KAB. MALANG, +11 KAB. PONOROGO, +10 KOTA MADIUN, +9 KAB. KEDIRI, +9 KAB. TULUNGAGUNG, +9 KOTA BLITAR,

+9 KAB. TUBAN, +7 KAB. JEMBER, +6 KAB. MOJOKERTO, +5 KAB. PACITAN, +5 KAB. PASURUAN,

+4 KAB. MAGETAN, +4 KAB. GRESIK, +4 KOTA PASURUAN, +3 KOTA KEDIRI, +3 KAB. LUMAJANG, +3 KAB. TRENGGALEK,

+2 KAB. BOJONEGORO, +2 KAB. JOMBANG, +2 KOTA MALANG, +1 KOTA MOJOKERTO, +1 KOTA BATU, +1 KAB. LAMONGAN, +1 KAB. BONDOWOSO

Dampak PPKM Mikro di sektor penjualan

Melansir dari Kontan 'Penerapan PPKM Mikro yang diperluas, tahan kinerja penjualan eceran di kuartal I-2021'

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebutkan, penurunan kinerja penjualan eceran pada kuartal pertama tahun ini tak lepas dari berlanjutnya PPKM Mikro.

“Pada periode tersebut ada berlanjutnya penerapan kebijakan PPKM berbasis mikro di area Jawa-Bali yang diperluas ke lima daerah."

"Ini menjadi latar belakang masih tertahannya permintaan sepanjang kuartal I-2021,” kata Erwin.

Erwin juga mengungkapkan, penurunan kinerja penjualan eceran pada tiga bulan pertama tahun ini dipengaruhi keadaan musim/cuaca yang kurang mendukung.

Seperti, tingginya curah hujan. 

Lebih lanjut, penurunan penjualan eceran kuartal I-2021 terutama dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi, peralatan informasi dan komunikasi, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau. 

Shalat Tarawih di Masjid Selama PPKM Mikro

Pemkot Surabaya masih mengizinkan Salat Tarawih 2021 berjamaah di masjid maupun mushola meski PPKM Mikro masih berlangsung hingga saat ini.

Terkait hal tersebut, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 tetap memberlakukan aturan saat Salat Tarawih 2021 digelar.

Satgas di Surabaya bahkan telah mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus pelaksanan tarawih 2021. 

Yang utama takmir dan semua jemaah harus menjalankan protokol kesehatan (prokes). 

"Jemaah yang ikut salat tarawih 50 persen dari kapasitas jemaah," kata Wali Kota Eri Cahyadi seusai acara pengukuhan Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) se-Kota Surabaya di Graha Sawunggaling, Kantor Pemkot Surabaya, Minggu (11/4/2021).

Cak Eri mempersilahkan warga melaksanakan salat Tarawih 2021 secara berjemaah di masjid atau musala.

Namun harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

Selain kapasitas masjid dan musala harus diisi separo, jemaah juga wajib memakai masker, menjaga jarak.

Takmir atau panitia atau ada petugas yang mengukur suhu tubuh jemaah dan tersedia Hand sanitizer. 

Cak Eri dalam pengukuhan pengurus cabang DMI itu mengajak pengurus DMI Kota Surabaya di 31 kecamatan untuk bersinergi bersama pemerintah dalam upaya memakmurkan masjid untuk kegiatan muamalah dan sosial

Ikuti Berita Terkait Virus Corona di Surabaya lainnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved