Jumat, 17 April 2026

Lifestyle

Kenali Gejala Awal Parkinson, TRAP adalah Gejalan Mayor pada Penderita

Penyakit parkinson secara umum memiliki dua gejala yakni gejala motorik dan non-motorik.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Parmin
National Hospital
Suasana gathering Komunitas Parkinson di National Hospital Surabaya Barat, Minggu (22/4/2019). Tremor, Rigid, Akinesia, dan Postural Instability (TRAP) adalah gejala mayor pada penderita parkinson. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Penyakit parkinson secara umum memiliki dua gejala yakni gejala motorik dan non-motorik.

"Gejala motorik ini merupakan gejala mayor yang kerap dialami pasien.

Dalam kedokteran, biasanya disingkat TRAP yakni, Tremor, Rigid, Akinesia, dan Postural Instability," terang Spesialis Bedah Saraf Konsultan Fungsional National Hospital Surabaya Dr dr Achmad Fahmi SpBS (K) FINPS, Selasa (13/4/2021).

Tremor, lanjut Achmad, menjadi salah satu penanda awal penyakit parkinson.

Meski begitu, tidak semua jenis tremor menandakan penyakit parkinson.

"Biasanya tremor yang dialami pasien ini bentuknya khas. Jika pasien beraktivitas, tremor akan menghilang. Namun bila tidak beraktivitas, tremor akan muncul," ujarnya.

Selanjutnya adalah rigid atau kekakuan. Pasien parkinson akan merasakan kaku pada otot tubuh yang bergerak. Bahkan, pada beberapa kasus bisa membuat pasien merasa sesak napas.

"Yang ketiga adalah akinesia atau melambatnya gerakan pada tubuh saat menjalankan aktivitas.

Selain melambat, biasanya pasien juga akan mengeluh kesusahan melakukan beberapa kegiatan simpel lain seperti, mengancing baju," papar Achmad.

Gejala mayor terakhir yang ditunjukkan penderita parkinson adalah Postural Instability atau gangguan keseimbangan yang mengakibatkan penderita mudah jatuh.

Tak hanya itu, penderita biasanya akan berjalan dengan langkah kecil, badan membungkuk, dan kepala menunduk.

Serta penderita juga mengalami kesulitan dalam menghentikan langkahnya secara tiba-tiba.

Achmad juga menerangkan, selain gejala mayor, ada beberapa gejala lain yang biasanya ditunjukkan oleh penderita parkinson.

"Gejala ini biasa disebut gejala non-motorik. Bahkan gejala ini biasanya luput disadari, baik oleh pasien maupun keluarga terdekat," tuturnya.

Gejala non-motorik penyakit parkinson di antaranya, gangguan tidur, gangguan penciuman, susah menelan, suara lebih kecil, nyeri pada kaki seperti kebas, gangguan buang air besar atau kecil, serta gampang cemas.

Spesialis Bedah Saraf Konsultan Fungsional National Hospital Surabaya Dr dr Achmad Fahmi SpBS (K) FINPS.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved