Berita Gresik

Potong Mata Rantai Distribusi yang Terlalu Panjang Lewat Toko Tani Gresik Center

Toko Tani Gresik Center yang berada di halaman kantor Pemkab Gresik diresmikan

Penulis: Tri Mulyono | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/willy abraham
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah menunjukkan produk petani di Toko Tani Gresik Center, Selasa (6/4/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Toko Tani Gresik Center yang berada di halaman kantor Pemkab Gresik diresmikan, Selasa (6/4/2021).

Produk pertanian dari delapan Kecamatan ditampung untuk memutus mata rantai harga jual.

Delapan kecamatan itu merupakan lokasi Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM).

Di antaranya Kecamatan Wringianom, Balongpanggang dan Benjeng.

Toko Tani Center merupakan masuk dalam program kerja 99 hari Nawa Karsa Gresik Baru yang diusung Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.

Toko Tani Center masuk dalam Gresik Agropolitan sebagai pusat pemasaran hasil pertanian, yang selanjutkan akan dikembangkan dengan pemasaran hasil-hasil olahan produk pertanian dan perikanan.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengatakan langkah ini memotong mata rantai penjualan harga hasil pertanian di Gresik.

"Ini nanti bisa menimbulkan kestabilan harga para petani dan para konsumen. Tujuannya seperti itu," ucap Bu Min sapaan akrabnya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kemenag Tuban : Perlu Sinergitas untuk Tangkal Radikalisme

Baca juga: Siswa Kelas IX di Kabupaten Trenggalek Mulai Ikuti Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Baca juga: Jelang PPDB SD dan SMP Kota Surabaya 2021, Ini Kata Ketua Komisi D DPRD Surabaya

Baca juga: Masuk Terminal Purabaya Surabaya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dipulangkan Lagi

Toko tani ini akan menjadi simbiosis mutualisme antara penjual dengan pembeli harapan ini diwujudkan dengan toko tani.

Wakil Bupati perempuan pertama ini mencontohkan seperti harga cabai di tingkat petani ternyata saat di pasar tembus Rp 140 ribu/kilogram.

"Imbauan kepada para ASN di lingkungan Pemkab Gresik bisa belanja di toko tani Gresik. Supaya bisa menjadi grosir hasil tani di Gresik. Mudah-mudahan kami juga bisa buka di Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas di depan kantor KPU," terangnya.

Berbagai macam hasil produksi petani Gresik ditampilkan di stand pameran yang terletak di belakang kantor pertanian tersebut.

Ada beras, sayur mayur serta beberapa produk makanan dan minuman yang berbasis hasil pertanian Gresik di gelar disana dengan harga yang sangat murah serta kualitas yang baik.

Misalnya saja beras type IR 64 dengan kualitas medium non poles dijual dengan harga Rp 43.000 dalam kemasan 5 kilogram.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved