Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Wali Kota Blitar Santoso Bagi-bagi Rp 50 Juta - Rp 100 Juta untuk Setiap RT, Tepati Janji Kampanye

Mengawali karier sebagai birokrat tulen dari bawah, Santoso sukses menjadi Wali Kota Blitar periode 2021-2026.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Tri Mulyono
SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ
Pimpinan Redaksi Harian Surya yang juga News Director Tribun Network, Febby Mahendra Putra (kanan) dengan Wali Kota Blitar, Santoso (kiri) saat bertukar kenang-kenangan di ruang kerjanya, Selasa (30/3/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Mengawali karier sebagai birokrat tulen dari bawah, Santoso sukses menjadi Wali Kota Blitar periode 2021-2026.

Santoso yang berpasangan dengan Tjutjuk Sunario terpilih sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Blitar di ajang Pilkada serentak 2020.

Jabatan Wali Kota Blitar pada periode pertama ini menjadi tantangan bagi Santoso karena dalam situasi pandemi Covid-19.

Sebagai kepala daerah, Santoso harus fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 sekaligus menjalankan program-program pembangunan di Kota Blitar.

Bagaimana langkah-langkah Santoso dalam melaksanakan pembangunan di Kota Blitar ke depan, berikut hasil wawancara eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network yang juga Pemimpin Redaksi Harian Surya Febby Mahendra Putra dengan Wali Kota Santoso di Balai Kota Blitar, Selasa (30/3/2021).

Pak Wali, kekhasan hasil Pilkada 2020 adalah masa jabatan tidak sampai 5 tahun, hanya 3 tahun 8 bulan. Dengan waktu relatif pendek, apa yang paling prioritas selain penanganan covid, yang Pak Santoso ingin lakukan?

Sesuai dengan yang kami rumuskan di dalam Musrenbang dan RPJMD, kebetulan tahun 2021-2024 masa baru penyusunan RPJMD. Yang menjadi prioritas saya sejalan dengan pemerintah nasional dan provinsi yaitu soal pemulihan  ekonomi. Mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, dan ekonomi menjadi skala prioritas.

Saya sudah sampaikan ke masyarakat Kota Blitar saat kampanye. Saya akan melakukan penempatan anggaran di masing-masing RT sebesar Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.

Program itu untuk menggerakkan masyarakat, mereka yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi. Justru dengan program ini bisa mengurangi batas-batas beberapa program yang diusulkan tapi belum dikerjakan. Dengan cara itu seluruh RT ada keterlibatan dalam pembangunan di Kota Blitar.

Program itu pengawasnya apa tidak susah? Kerena anggaran itu juga harus dipertanggungjawabkan.

Halaman
1234
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved