Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Wali Kota Blitar Santoso Bagi-bagi Rp 50 Juta - Rp 100 Juta untuk Setiap RT, Tepati Janji Kampanye

Mengawali karier sebagai birokrat tulen dari bawah, Santoso sukses menjadi Wali Kota Blitar periode 2021-2026.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Tri Mulyono
SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ
Pimpinan Redaksi Harian Surya yang juga News Director Tribun Network, Febby Mahendra Putra (kanan) dengan Wali Kota Blitar, Santoso (kiri) saat bertukar kenang-kenangan di ruang kerjanya, Selasa (30/3/2021). 

Kami harus jujur, kami tidak bohong, itu jelas ada dampak yang mengiringi di OPD. Tapi ada sisi positifnya, secara psikologis pegawai memang terganggu. Tapi dalam pelaksanaan tugas OPD menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Karena mereka sudah terbiasa bekerja sesuai dengan SOP. Dengan pengalaman itu mereka lebih hati-hati dalam pelaksanaan program-program untuk selalu berorientasi sesuai ketentuan yang ada.

Pelajaran atau hikmah apa yang bisa Pak Wali petik dari kasus OTT KPK?

Hikmahnya kami lebih hati-hati, juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara mulai kepala dinas, camat, lurah, agar kembali pada tatanan, kembali pada tupoksi sesuai dengan SOP. Saya yakin selama semua dijalankan sesuai mekanisme yang ada semua akan berjalan baik.

Pak Wali, beberapa waktu lalu pemerintah melarang orang untuk mudik Lebaran. Saya ingin mengetahui situasi terkini penanganan Covid-19 di wilayah Kota Blitar seperti apa?

Situasi dan kondisi Covid-19 di Kota Blitar sejak diberlakukan PPKM mikro baik tahap pertama sampai tahap empat sampai 5 April 2021, alhamdulillah kondisi di Kota Blitar cukup kondusif.

Artinya, sejak diberlakukan PPKM tahap pertama sampai tahap empat mengalami penurunan drastis.

Pertama indikator orang terkena mengalami penurunan signifikan. Pasien sembuh meningkat, dan angka kematian dapat ditekan. Jumlah kamar perawatan yang disiapkan baik di rumah isolasi dan rumah sakit rujukan mengalami penurunan cukup pesat.

Berdasarkan rilis data terakhir, kamar perawatan di rumah isolasi yang kami sediakan sebanyak 110 kamar kini tinggal sepertiga yang ditempati. Di rumah sakit rujukan juga seperti itu. Hampir 75 persen ruang isolasi di rumah sakit rujukan kosong.

Saya juga melakukan evaluasi dengan Kapolres dan Dandim dalam pelaksanaan PPKM mikro di tingkat RW dan RT. Dari total 651 RT di Kota Blitar sekitar 600 lebih RT sudah masuk zona hijau.

Halaman
1234
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved