Bom Gereja di Makassar

4 Fakta Marthinus Hukom yang Ikut Tangani Bom Gereja di Makassar, Sukses Buru Teroris Imam Samudra

Berikut rangkuman fakta tentang Marthinus Hukom yang ikut menangani kasus Bom Gereja di Makassar. Sukses Buru Teroris Imam Samudra

Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Marthinus Hukom (kiri) yang Ikut Tangani Bom Gereja di Makassar. Rangkuman fakta tentangnya ada di artikel ini 

Di Makasar sendiri sudah ada tim gabungan yang terdiri dari Korwil Densus, dibantu Reserse Polda Sulsel,dan Poltabes Makassar untuk melakukan olah TKP.

Argo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mencari barang bukti yang berada di lokasi.

“Kita sudah memasang police line, dan kita sudah menyisir benda-benda sekecil apapun dan melakukan olah TKP untuk mencari barang bukti,” ujarnya.

Tim Inafis dan Puslabfor Polri juga masih menyisir satu per satu temuan, baik potongan tubuh korban, serpihan dan lain sebagainya untuk diolah secara rinci.

Baca juga: Biodata Irjen Fadil Imran yang Ikut Penggerebekan Terduga Teroris, Eks Kapolda Jatim Ahli Reserse

Profil Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang Diduga Terlibat Bom Makassar

Dugaan keterlibatan JAD di aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar diungkap Kapolri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto meninjau langsung TKP kejadian di Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar, Sulsel, Minggu (28/3/2021) malam.

Kapolri memastikan anggotanya telah berhasil mengungkap identitas salah satu dari dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.

"Pelaku ini merupakan jaringan JAD (berkaitan) dengan 19 anggota JAD yang ditangkap kemarin," kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Kapolri, terduga pelaku berinisial L.

Sigit Prabowo menegaskan, dirinya telah memerintahkan Densus 88 untuk mengusut tuntas kasus itu secepatnya.

"Saya sudah perintahkan Kadensus untuk mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya," ujarnya.

Lalu, siapa sebenarnya jaringan JAD? 

1. Diinisiasi Aman Abdurrahman

Dikutip dari Tribun Manado, JAD dibentuk pada 2015 silam oleh 21 organisasi teror yang mendeklarasikan kesetiaan pada negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), seperti Majelis Indonesia Timur dan Barat, Ikhwan Mujahid Indonesi fil Jazirah al-Muluk, Khilafatul Muslimin, dll.

JAD diinisiasi terpidana mati kasus terorisme, Aman Abdurrahman dari dalam Lapas. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved