Minggu, 31 Mei 2026

Berita Gresik

Terancam di Tebing Longsor Putri Cempo, Nenek Musahadah Tempati Rumah Sementara

Ada tiga kepala OPD yang berusaha menyakinkan keluarga Musahadah agar mau menerima tawaran orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Deddy Humana
surya/willy abraham
Ruumah salah satu warga tampak tinggal menunggu ambles akibat longsor yang mengikis perbukitan di kawasan bukit Putri Cempo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kamis (4/3/2021). 

Sementara untuk jangka panjang, karena kondisi tanggap darurat maka rekonstruksi struktur tanah akan membutuhkan anggaran terencana.

"Akan dilakukan kajian terlebih dahulu sehingga nanti bisa dilakukan tindakan yang lebih komprehensif. Intinya ke depan, kami akan menargetkan penyelesaian yang tuntas. Dengan begitu, semoga tidak ada lagi longsor di bukit Putri Cempo," terangnya.

Sebelumnya DPRD setempat menyebut anggaran yang dibutuhkan cukup besar untuk menyelamatkan kawasan makam Putri Cempo. Apalagi jalan yang menghubungkan Kelurahan Ngargosari dan Gending, Kecamatan Kebomas itu, juga putus karena longsor.

Ketua Komisi III DPRD Gresik, Asroin Widyana mengakui, pihaknya sudah lama menyoroti kondisi jalan tersebut. Bahkan upaya sudah dilakukan oleh DPRD dengan menyetujui anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik untuk membangun tembok penahan tebing melalui APBD 2019 silam.

“Anggaran sebesar Rp 100 miliar saja, tak cukup untuk membangun tebing penahan supaya tak longsor. Karena jurangnya sangat dalam," kata Asroin.

Hal senada dikatakan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi. Hamdi bahkan sudah lama memprediksi jalan tersebut akan ambles ketika melakukan sidak setahun silam.

"Sudah kami prediksi kondisinya seperti itu. Tidak menutup kemungkinan longsor susulan akan terjadi," katanya. ****

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved