Jumat, 8 Mei 2026

Regional

Bos Bejat Selain Mencabuli Dua Sekretarisnya Tiap Hari, juga Pernah Ajak Mandi Bareng

"Mereka diajak mandi bareng untuk membuka aura atau untuk membuka hal-hal yang positif di tubuhnya. Tapi ditolak," kata AKBP Nasriadi.

Tayang:
Editor: Anas Miftakhudin
TribunJakarta.com
JH (47), bos yang melecehkan dua sekretarisnya, DF (25) dan EFS (23) saat digelandang petugas PPA Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO) 

JH kerap mencabuli korban di kantor saat jam kerja.

"Ada unsur pemaksaan di dalam bujuk rayu tersebut," ucap Nasriadi lalu menambahkan, "Ini dilakukan secara sering, artinya sudah banyak sekali."

Selalu Bawa Keris

Sewaktu perbuatan tak lazim dilakukan tersangka, korban tidak bisa berbuat banyak.

Keduanya pasrah karena JH membawa keris di kantung belakangnya.

"Korban tidak berani melawan karena tersangka membawa senjata tajam," kata Nasriadi .

Menurut Nasriadi, kedua korban takut atasan mereka akan berbuat nekat.

Apabila terus memberontak, korban khawatir JH akan menghujamkan kerisnya itu.

"Para korban takut menjadi korban pembunuhan dan sebagainya. Jadi takut, tidak melawan, dan pasrah," terangnya.

Salah satu korban, DF menuturkan bahwa tersangka JF tak pernah mengancam setiap berbuat cabul.

Tersangka hanya memaksa sebelum menggerayangi tubuh korban.

Namun, DF dan korban EFS telanjur takut ketika melihat keris pelaku.

"Kalau mengancam dia tidak mengancam. Tapi, dia sering membawa keris di belakang sakunya," terang DF.

Setelah kasus ini terungkap, perusahaan tempat JH menjadi bos ternyata milik kakak kandungnya.

Selama ini, JH mendapat tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan saja.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved