Breaking News:

Tata Cara Bayar Fidyah untuk Ganti Puasa Ramadhan Yang Ditinggalkan, Karena Sakit Atau Hamil

Berikut tata cata bayar fidyah untuk ganti Puasa Ramadhan yang ditinggalkan, misalnya karena hamil atau sakit.

SURYA.co.id
Ilustrasi - Berikut Tata Cara Bayar Fidyah untuk Ganti Puasa Ramadhan Yang Ditinggalkan, Karena Sakit Atau Hamil. Jangan lupa baca niat bayar Fidyah sesuai kebutuhan. 

2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh

Orang sakit parah, tidak memiliki harapan sembuh, sampai tidak sanggup berpuasa tidak memiliki kewajiban berpuasa Ramadhan.

3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).

Ibu hamil dan menyusui diperbolehkan membayar fidyah, apabila mengalami kepayahan dalam berpuasa, sampai mengkhawatirkan keselamatan anak yang dikandung.

Mengenai kewajiban fidyah untuk ibu hamil sebagai berikut:

- Jika ia khawatir keselamatan dirinya atau dirinya dan janinnya, maka dia tidak wajib membayar fidyah.

- Jika hanya khawatir keselamatan anak/janinnya, maka wajib membayar fidyah.

Hukum Fidyah

Membayar fidya adalah sebuah kewajiban, sebagaikana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 184.

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Halaman
1234
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved