Breaking News:

Berita Pasuruan

Tolak Digrepe Saat Diajak Tidur di Villa Tretes, Wanita Cantik Pasuruan Ini Lehernya Dicekik

Ketika itu korban diajak pesta miras lalu diajak masuk kamar untuk tidur di sebuah villa di Tretes, Kabupaten Pasuruan. Begitu tidur, korban digrepe.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anas Miftakhudin
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi kekerasan wanita cantik Pasuruan di Villa Tretes, Pandaan Kabupaten Pasuruan. 

Spontan, ia pun langsung memesan ojek online. Ia melihat jam menunjukkan pukul 03.00 wib.

"Saya langsung pesan grab dan saya ingin langsung pulang. Dan disitulah, dia (D) marah besar," jelasnya.

Disampaikan dia, D langsung mencekik lehernya.

Cengkramannya pun sangat kuat. Sampai - sampai, ia pun kesulitan bernapas.

Namun, ia berusaha sekuat tenaga melawan dan berusaha melepaskan cengkramannya.

"Semakin kuat saya melawan, semakin kuat cengkramannya.

Saya juga sempat dibenturkan ke tembok satu kali. Saya tetap melawan, dan akhirnya cengkraman yang mencekik leher saya lepas. Saya lega," urainya.

Ia menyebut, setelah itu, pesanan grab pun datang.

Ia langsung bergegas meninggalkan D di kamar.

Ia mengambil tas di meja, dan pergi dari lokasi kejadian. Ia juga sempat menegur H.

"Saya sempat mengetuk pintu kamar H. Di sana saya juga marah ke H, kenapa temannya D itu tidak sopan dan kurang ajar.

Saat itu, H hanya diam dan tidak menyampaikan apa - apa," ujar dia.

D pun juga sempat mengejarnya di kamar H.

Ia menyampaikan minta maaf atas kejadian tersebut.

Ia bahkan mengulurkan tangan untuk mengajaknya kembali ke kamar.

"Saya tidak mau. Saya merasa dilecehkan dan saya juga sudah dianiaya.

Leher saya dicekik. Saya tetap tidak menggubris , dan saya pergi ke polsek untuk membuat laporan polisi atas penganiayaan itu," katanya.

Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri membenarkan laporan tersebut.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus ini.

Tim sudah bergerak di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan.

"Baik korban, saksi, dan terduga pelaku yakni D sudah kami mintai keterangan.

Kami masih menunggu hasil visum luka korban yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Prigen.

Setelah itu kami akan menentukan sikap," sambungnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved