Regional
Bokong Bocah 3 Tahun Digigit Monyet, Diusir dan Dikejar Warga Pakai Batu Malah Menantang
Kedatangan monyet ekor panjang tak hanya mencuri buah-buahan di areal perumahan dan permukiman warga. Namun monyet itu justru bertindak beringas.
SURYA.CO.ID - Semenjak beberapa bulan terakhir, warga di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau resah akibat kedatangan kawanan monyet.
Kedatangan monyet ekor panjang tak hanya mencuri buah-buahan di areal perumahan dan permukiman warga.
Namun monyet-monyet itu justru bertindak beringas.
Kawanan monyet telah menyerang dan menggigit seorang bocah usia tiga tahun.
Korban gigitan monyer itu bernama Dowy (3). Ia tinggal bersama orangtuanya di Jalan Budi Daya, Gang Budiniah, Kelurahan Tuah Madani.
Sari (30), ibu korban saat diwawancarai Kompas.com (grup Surya.co.id) Selasa (16/2/2021), membenarkan kejadian yang menimpa anak keduanya itu.
"Iya benar. Kejadiannya tanggal 28 Januari 2021, sekitar pukul 13.44 WIB. Anak saya digigit sama monyet di bagian bokongnya. Tapi untung cuma luka gores, karena waktu itu anak saya pakai celana jeans panjang," ujar Sari sambil memperlihatkan bekas luka gigitan monyet.
Didatangi 10 ekor kawanan monyet
Sari menceritakan, waktu itu anaknya tengah bermain di depan rumah. Tanpa sepengetahuannya tiba-tiba datang kawanan monyet yang berjumlah sekitar 10 ekor.
Kawanan monyet terdiri dari induk dan anak-anaknya.
"Anak saya ini kan usianya baru tiga tahun, belum tahu apa-apa. Jadi dia tangkaplah satu ekor anak monyet. Ternyata dilihat sama induknya dan langsung merebut anaknya sambil menggigit anak saya," kata Sari.
Ketika anaknya digigit monyet, salah seorang tetangganya sempat melihat dan teriak minta tolong.
Seketika itu Sari langsung keluar rumah untuk menyelamatkan anaknya.
Setelah Dowy digigit, dia bergegas mencari alkohol untuk membersihkan luka di bokong anaknya.
Monyet tidak takut, warga malah yang takut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/digigit-monyet.jpg)