Tes GeNoSe C19 Bisa Gantikan Rapid Antibodi, Berikut Lokasi, Syarat dan Harganya
Tes GeNoSe 19 produk Universitas UGM sudah mulai digunakan di Stasiun KAI. Ini info apa itu GeNoSe 19? Lokasi GeNoSe 19, syarat dan harganya.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Tidak bisa gantikan PCR
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan, metode GeNose C19 masuk dalam kategori skrining atau penyaringan Covid-19.
Ia menegaskan, metode ini tidak bisa mengganti swab test PCR yang memiliki fungsi mendiagnosis seseorang terpapar Covid-19.
"Kami tegaskan GeNose ini tidak didesain untuk menggantikan PCR, tapi murni didesain untuk skrining, tetapi kita ingin skrining itu akurat dan mudah dipakai, relatif terjangkau atau murah dan cepat hasilnya," kata Bambang dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Rabu (3/2/2021) melansir Kompas.com berjudul 'Menristek Tegaskan GeNoSe untuk Skrining, Tidak Bisa Gantikan PCR'
"Dan harganya Rp 62 juta, bisa dipakai 100.000 kali sesudah itu ada perbaikan kalau di mobil itu misalnya turun mesin untuk bisa dipakai lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, GeNose, alat pendeteksi virus corona buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini resmi mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Melansir laman UGM, Sabtu (26/12/2020), Ketua Tim Pengembang GeNose Kuwat Triyatna mengatakan izin edar GeNose dari Kemenkes turun pada 24 Desember.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tes-genose-pengganti-rapid-antibodi.jpg)