Minggu, 19 April 2026

Fakta Suara Dentuman Keras di Malang Raya, Berikut Penjelasan BMKG

Suara dentuman yang terjadi di Malang Raya menggegerkan masyarakat, berbagai spekulasi sumber suara pun bermunculan, berikut fakta dan penjelasannya.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Tribunnews
Ilustrasi Suara Dentuman di Malang Raya 

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.co.id, - Suara dentuman yang terjadi di Malang Raya menggegerkan masyarakat, berbagai spekulasi sumber suara pun bermunculan, berikut fakta dan penjelasannya. 

Dentuman keras terdengan di wilayah Malang Raya pada Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 23.30 WIB hingga Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 03.22 WIB.

Hari ini, Kamis 4 Februari 2021 pun, warga Malang masih melaporkan terkait suara dentuman keras yang terdengar seperti suara meriam tersebut.

Peta Kota Malang
Peta Kota Malang (Google Maps)

Berikut SURYA.co.id merangkum Fakta Dentuman Keras yang terjadi di Malang Raya.

Diduga Berasal dari Petir

Melansir artikel Kompas berjudul "BMKG Yakin Suara Dentuman Misterius di Malang Berasal dari Petir, Ini Alasannya" Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa dentuman yang terjadi berulang kali itu bersumber dari petir.

Ia mengaku telah melakukan pelacakan dan memonitor data petir yang masuk sejak Rabu (3/2/2021) yaitu saat persitiwa dentuman tersebut terjadi.

Dari monitoring yang dilakukan Daryono, hasilnya terjadi hujan dan petir di beberapa daerah di Jatim mulai Selasa tengah malam hingga Rabu dini hari Adapun pada Rabu dini hari terpantau banyak aktivitas petir di langit Malang dan sekitarnya.

"Sekitar menjelang jam 12 malam atau 00.00 WIB dini hari (Rabu) itu terpantau banyak aktivitas petir di Malang dan sekitarnya. Selanjutnya juga ada petir di Bangil (Kabupaten Pasuruan) dan Mojokerto. Di Lawang sebelah utara (Kabupaten Malang) ada data petir sebelum pukul 02.00 WIB. Setelah itu di Kota Malang juga tercacat ada petir pukul 03.00 WIB," kata Daryono

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Daryono sendiri di akun twitter pribadinya @DaryonoBMKG

"Akhirnya dengan tegas sampaikan bahwa dentuman di malang adalah thunderstorm" tulis Daryono

Apa Itu Fenomena Thunderstorm?

Dilansir dari SURYAMALANG.com, Thunderstorm adalah badai petir yang juga disebut badai listrik, badai guntur atau badai-p itu memiliki siklus hidup 30 menit.

Akibat fenomena Thunderstorm itu, muncul suara-suara meraung-raung yang bisa menjadi sangat keras. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved