Usai Ramai Isu Kebijakan Privasi WhatsApp, Ini Cara Mengetahui Data yang Diambil oleh Aplikasi WA

Isu kebijakan privasi WhatsApp menjadi pembicaraan publik belakangan ini, apa saja data yang diambil oleh Aplikasi WA? Berikut cara mengetahuinya.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
WHATSAPP
Cara mengetahui data apa saja yang diambil oleh Aplikasi Whatsapp 

Fitur Terbaru WhatsApp: Pemindai Wajah dan Sidik Jari

DI tengah hebohnya kabar kebijakan privasi baru WhatsApp (WA), aplikasi chat tersebut kini mengeluarkan fitur baru.

Fitur baru WhatsApp ini adalah pemindai wajah dan sidik jari untuk masuk ke WhatsApp versi web.

Melalui akun Twitter resmi WhatsApp pada Kamis (28/1/2021), WhatsApp mengumumkan fitur ini mulai berlaku tahun 2021.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Fitur Baru di Whatsapp, Pemindai Wajah dan Sidik Jari untuk Akses Versi Web'

Nantinya, fitur baru ini mengharuskan pengguna yang menyambungkan aplikasi WhatsApp di ponsel dengan versi website atau PC, untuk membuka kunci keamanan menggunakan pemindai wajah atau sidik jari terlebih dahulu.

WhatsApp menyebutkan, pembaruan fitur keamanan ini bertujuan agar versi website dan PC mereka memiliki tingkat keamanan yang sama dengan versi smartphone.

Sebelumnya, pengguna WhatsApp cukup memindai QR code yang ditampilkan pada versi website atau PC menggunakan kamera ponsel, untuk menyambungkan kedua perangkat tersebut.

Melansir The Independent, Kamis (28/1/2021), dengan pembaruan baru ini, pengguna harus memindai wajah atau jari mereka untuk memastikan bahwa merekalah yang meminta smartphone dan perangkat web atau PC untuk dihubungkan.

"Ini akan membatasi kemungkinan teman serumah atau rekan kantor menautkan perangkat ke akun WhatsApp tanpa sepengetahuan Anda," demikian pernyataan WhatsApp.

Fitur baru ini merupakan tambahan dari fitur keamanan yang sudah ada, seperti notifikasi yang muncul setiap kali ponsel ditautkan ke web atau aplikasi PC, dan kemampuan untuk memutuskan koneksi kedua perangkat kapan saja.

Pembaruan keamanan biometrik ini akan diaktifkan secara otomatis bagi pengguna yang memiliki smartphone yang kompatibel, yakni telah dilengkapi dengan pemindai sidik jari atau sensor pengenalan wajah.

Selama opsi tersebut diaktifkan di setelan sistem smartphone, fitur kemanan biometrik tersebut akan aktif di WhatsApp, dan tidak ada opsi untuk mematikannya.

Meski demikian, WhatsApp tidak akan mendapatkan akses ke data biometrik, yakni sidik jari dan wajah, dari pengguna mana pun.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved