Breaking News:

Berita Malang Raya

Tiga Pekan, RSSA Kota Malang Lakukan Pemulasaran 206 Jenazah Covid-19

Tercatat selama tiga pekan terakhir, RSSA Kota Malang telah melakukan pemulasaraan sebanyak 206 jenazah Covid-19.

surya.co.id/tony hermawan
Tim pemulasaran jenazah dengan pakaian APD lengkap saat memakamkan jenazah covid-19. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Angka penyebaran Covid-19 terus meningkat seiring dengan jumlah angka kematian yang juga ikut tinggi.

Salah satunya rumah sakit rujukan yakni RSSA Kota Malang melalui Instalasi Kedokteran Forensik (IKF).

Di mana tercatat selama tiga pekan terakhir, telah melakukan pemulasaraan sebanyak 206 jenazah Covid-19.

"Sehingga dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak itu, maka dalam sehari ada 9 sampai 10 pasien Covid 19 yang meninggal dunia di RSSA. Dan dalam melakukan pemulasaraan jenazah, unit IKF menggunakan aturan protokol kesehatan secara ketat," ujar Kasubbag Humas RSSA Malang, Dony Iryan Vebri Prasetyo, Minggu (24/1/2021).

Dalam melakukan penanganan pasien Covid 19, RSSA Malang terus berupaya menambah daya tampung ruang perawatan khusus bagi pasien rujukan.

Di mana saat ini, ada sebanyak 137 pasien terkonfirmasi positif Covid 19 yang sedang mendapatkan perawatan di ruang Incovid.

"Dengan begitu tidak ada stagnasi karena kami bisa rawat, kami bisa layani semua pasien yang masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) Incovid RSSA Malang," jelasnya.

Ruang Incovid adalah ruang khusus penanganan pasien Covid 19 di RSSA Malang. Dan ruangan tersebut memiliki kapasitas 145 bed.

Selain itu penambahan juga dilakukan pada bed isolasi khusus Intensive Care Unit (ICU). Yang semula berjumlah 10 bed, saat ini bertambah 4 bed isolasi. Sehingga jumlahnya saat ini sebanyak 14 bed isolasi.

Ruangan ICU sendiri difungsikan untuk merawat pasien Covid 19 yang sudah masuk kondisi kritis.

"Sehingga saat ini kami bisa menerima pasien dengan gejala berat dan kritis sejumlah bed tersebut," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Donny Iryan Vebri Prasetyo mengimbau dan meminta kepada masyarakat.

Untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tetap waspada terhadap potensi penyebaran Covid 19.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan jangan lengah. Tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan selalu jaga kesehatan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved