Breaking News:

Sumber Uang Tommy Soeharto yang Kini Gugat Pemerintah Rp 56 Miliar, Pernah Dirampas Negara Rp 1,2 T

Inilah sumber uang Tommy Soeharto yang kembali disorot setelah putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini menggugat pemerintah Indonesia Rp 56 miliar. 

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Tommy Soeharto gugat pemerintah Rp 56 miliar. Sebelumnya, harta Tommy pernah dirampas negara Rp 1,2 triliun. Berikut sumber uang Tommy Soeharto selengkapnya. 

SURYA.CO.ID - Inilah sumber uang Tommy Soeharto yang kembali disorot setelah putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini menggugat pemerintah Indonesia Rp 56 miliar. 

Seperti diketahui, pemilik nama lengkap Hutomo Mandala Putra ini menggugat pemerintah karena aset tanah dan bangunan miliknya terkena gusuran proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

Aset tanah dan bangunan milik Tommy Soeharto yang terkena gusuran proyek tol itu terdiri dari bangunan kantor seluas 1.034 meter persegi, pos jaga seluas 15 meter persegi, bangunan garasi seluas 57 meter persegi, dan tanah seluas 922 meter persegi.

Baca juga: 4 FAKTA Pratu Dedi Hamdani Gugur Ditembak KKB 2 Bulan Jelang Menikah, Ratusan Warga Iringi Pemakaman

Baca juga: Tiga Pekan, RSSA Kota Malang Lakukan Pemulasaraan 206 Jenazah Covid-19

Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Minggu (24/1/2021), gugatan atas nama Hutomo Mandala Putra didaftarkan di PN Jaksel dengan nomor perkara 35/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL.

Pendaftaran gugatan dilakukan pada 6 Januari 2021 dan saat ini masuk dalam sidang pertama.

Menurut penggugat, penggusuran bangunan miliknya dianggap sebagai perbuatan melawan hukum.

Ada 5 tergugat dalam gugatan yang dilayangkan Tommy Soeharto di PN Jakarta Selatan antara lain:

  • Pemerintah RI cq Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional RI cq Kanwil BPN DKI Jakarta cq Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan
  • Pemerintah RI cq Kementerian PUPR cq Kepala Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Depok-Antasari
  • Stella Elvire Anwar Sani
  • Pemerintah RI cq Pemda DKI Jakarta cq Pemerintah Wilayah Kecamatan Cilandak
  • PT Citra Waspphutowa
  • Turut tergugat antara lain Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto dan Rekan, Kementerian Keuangan, dan PT Girder Indonesia sebagai kontraktor pembangunan jalan tol.

Dalam gugatannya, Tommy meminta majelis hakim menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

Menyatakan bahwa Tergugat I sampai dengan Tergugat V telah melakukan perbuatan melawan hukum (Onrechtmatige Daad).

Serta menetapkan atas Besaran Ganti Kerugian Materiil dan Immateriil oleh Tergugat I, Tergugat II, Tergugat III, Tergugat IV dan Tergugat V kepada penggugat adalah sebesar Rp 56.670.500.000," bunyi lanjutan petitum.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved