Kamis, 4 Juni 2026

BREAKING NEWS Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Radius 4,5 KM

Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mengumumkan terjadinya Awan Panas Guguran (APG) yang dikeluarkan oleh Gunung Semeru hari ini, Sabtu (16/1/20

Tayang:
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
surya.co.id/tony hermawan
Ilustrasi Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Sore Ini, Sabtu (16/1/2021) 

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id, - Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mengumumkan terjadinya Awan Panas Guguran (APG) yang dikeluarkan oleh Gunung Semeru hari ini, Sabtu (16/1/2021).

BNPB Melaporkan kejadian muntahan awan panas dari Gunung Semeru ini terjadi pada jam 17:24 WIB sore ini.

"Telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1) sore pukul 17.24 WIB" Tulis BNPB di website resmi

Asap yang dikeluarkan oleh Gunung Semeru terpantau mengarah ke arah tenggara yang diduga dari kawah Jonggring Kaloko berwarna kelabu pekat dalam volume yang besar.

Awan Panas Gunung Semeru Sabtu 16 Januari
Awan Panas Gunung Semeru Sabtu 16 Januari (BNPB)

Sedangkan untuk hujan abu vulkanik diperkirakan mengarah ke utara, menyesuaikan arah angin.

Adapun peristiwa tersebut juga dikonfirmasi oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bahwa perkiraan awal lokasi tersebut berada di daerah sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan.

"Gunung semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilo. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas," jelas Bupati Thoriqul.

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Sementara itu, masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya agar waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Hingga siaran pers ini diturunkan, tim gabungan lintas Kementerian/Lembaga masih dalam proses pengembangan informasi dan belum ada keterangan adanya korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Gunung Semeru Sempat Muntahkan Lava Pijar

Sebelumnya, Gunung Semeru sempat memuntahkan guguran lava pijar pada Selasa (5/1/2021) lalu.

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Semeru dalam kurun waktu 18.00-24.00 wib mengeluarkan guguran lava pijar hingga 3 kali.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved