Berita Situbondo
Pendistribusian Vaksin Covid-19 di Kabupaten Situbondo Diundur Hingga Awal Februari 2021
Pendistribusian vaksin Covid-19 tahap pertama untuk Kabupaten Situbondo, dipastikan jadwalnya dimundurkan hingga awal bulan depan.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Pendistribusian vaksin Covid-19 tahap pertama untuk Kabupaten Situbondo, dipastikan jadwalnya dimundurkan hingga awal bulan depan, tepatnya pada tanggal 2 Februari 2021. Padahal, sebelumnya pendistribusian vaksin Covid-19 tersebut dijadwalkan pada tanggal 15 Januari 2021.
"Hari ini finalisasi pendistribusian vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Situbondo," ujar PLT Kadinkes Situbondo, Imam Hidayat usai rakor bersama Satgas Covid-19 di ruang Intellegen Room Pemkab Situbondo, Selasa (12/01/2021).
Menurut Imam, pihaknya telah melaporkan ke Sekda bahwa untuk vaksin yang di pusat rencananya dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2021, sedangkan di Jawa Timur pada tanggal 14 Januari 2021.
"Untuk kabupaten dan kota rencananya pada tanggal 15 Januari 2021. Tapi tidak semua kabupaten dan kota melaksanakan pemberian vaksin, namun hanya ada tiga kabupaten dan kota yang ditunjuk provinsi. Yakni Surabaya, Gresik dan Sidoarjo," jelasnya.
Mantan Kabag Humas Pemkab Situbondo itu juga menjelaskan, untuk vaksinasi Covid-19 di Situbondo tahap pertama juga pada bulan Februari 2021.
Iman menegaskan, untuk pencanangan perdana di Kabupaten Situbondo ada 10 orang yang akan divaksin, di antaranya Wabup, Sekda, Kapolres, Kadinkes, direktur rumah sakit dan tokoh agama.
Alasan dimundurkan jadwal pendistribusian vaksin Covid-19 di Kabupaten Situbondo, kata Imam Hidayat, dikarenakan pendistribusian vaksin disesuaikan dengan provinsi.
"Jadi semua kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur itu disesuaikan dengan jadwal di Provinsi Jawa Timur," kata Imam.
Jumlah vaksin Covid-19 Situbondo seluruhnya 14 ribu lebih. Untuk vakisn tenaga kesehatan ( Nakes) sebanyak 2.799 orang, pelayan publik sebanyak 963 orang, masyarakat rentan 223 orang dan masyarakat umum 99 orang, serta masyarakat Lansia 10 ribu orang.
"Jadi vaksin ditermin pertama pada awal bulan Februari seluruhnya sebanyak 14.334," pungkasnya.