Breaking News:

Berita Nganjuk

Kakek 61 Tahun di Nganjuk Nekat Curi Handphone dengan Merusak Jendela Rumah

Nekat mencuri, kakek SWT (61) petani asal Desa Sekarputih Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk diringkus Polisi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
foto: polres nganjuk
Kakek SWT saat diamankan di Polsek Bagor Mapolres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Nekat mencuri, kakek SWT (61) petani asal Desa Sekarputih Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk diringkus Polisi.

Dari kasus perncurian tersebut diamankan barang bukti sebuah handphone Oppo A3S.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara mengatakan, kasus pencurian tersebut berawal dari Sujito (55) warga Desa Pesudukuh Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk terbangun dari tidurnya sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, korban hendak mengambil handphone di kamar sebelahnya. Namun pintu kamar tersebut terkunci.

"Korban pun membuka pintu kamar tersebut dengan kunci cadangan dan setelah terbuka sudah tidak menjumpai handphone miliknya," kata Rony Yunimantara, Minggu (10/1/2021).

Selanjutnya, dikatakan Rony Yunimantara, korban dibantu dengan kerabatnya memeriksa kamar dan tetap tidak menjumpai buah handphone.

Pemeriksaan pun dilanjutkan ke semua bagian rumah dan akhirnya menjumpai pintu jendela rumah bagian depan rusak akibat dicongkel.

"Atas kejadian itu pun korban pencurian handphone melapor ke Polsek Bagor Polres Nganjuk," ucap Rony Yunimantara.

Menerima laporan korban pencurian, ungkap Rony Yunimantara, jajaran Satreskrim Polsek Bagor dibantu Resmob Polres Nganjuk langsung melakukan tindak lanjut penyelidikan.

Hingga akhirnya diketahui keberadaan handphone korban yang hilang dicuri di wilayah Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Selanjutnya jajaran Reskrim melakukan pengembangan terhadap pelaku pencurian berdasar barang bukti yang ditemuakn dan akhirnya diketahui pelaku pencurian berdomisili di Desa Sekarputih Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk.

"Tersangka SWT langsung diamankan tim Reskrim Polsek Bagor untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya," tandas Rony Yunimantara.

Tersangka, tambah Rony Yunimantara, terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Dimana tersangka diancam hukuman hingga lima tahun penjara.

"Pengakuan tersangka nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," tutur Rony Yunimantara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved