Breaking News:

Berita Surabaya

Buron Hampir Dua Tahun, Dua Begal Sadis yang Tega Celurit Korbannya Ditembak Polisi di Surabaya

Polisi di Surabaya masih memburu seorang pelaku lain yang merupakan bagian dari komplotan begal sadis asal Madura ini.

SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Polisi menunjukkan dua tersangka begal sadis yang beraksi di Surabaya dan barang bukti kejahatan, Sabtu (9/1/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Hampir dua tahun berlalu, kasus begal ojek pangkalan yang ditemukan meninggal dunia akibat luka senjata tajam di Jalan Pragoto, Surabaya pada April 2019 lalu akhirnya menemui titik terang.

Dua dari tiga pelakunya akhirnya dibekuk unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kedua pelaku itu bahkan terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena mencoba kabur saat ditangkap.

Dua pelaku itu adalah Slamet warga Dusun Ngansangan Desa Pasarenan, Kedundung, Sampang dan Sakur warga Dusun Anjir, Pasarenan, Kedundung, Sampang atau Kos di Bendul Merisi Gg Makam, Surabaya.

Mereka bersama seorang temannya yang DPO tega beraksi hingga menghabisi nyawa Kariyadi (45), warga Sidoarjo yang biasa mangkal di pangkalan ojek Terminal Purabaya.

Kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda.

Sakur ditangkap di rumah kosnya, sedangkan Slamet diringkus saat berada di jalanan.

"Kami mengidentfikasi rekaman CCTV yang dulu merekam aksi komplotan ini. Kemudian kami lakukan penangkapan setelah hampir dua tahun dinyatakan buron," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, Sabtu (9/1/2021).

Dari hasil penyidikan, kedua tersangka ini berperan sebagai eksekutor.

Slamet nekat membacok korban karena mempertahankan sepeda motornya dari aksi komplotan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved