Jumat, 1 Mei 2026

Sembuh Covid-19, Anak Buah Jenderal Andika Perkasa Bangga Donorkan Plasma Darah Convalescent

Beberapa anak buah Jenderal Andika Perkasa dari Dikmaba Kowad TA. 2020 merasa bangga mendonorkan plasma darahnya setelah sembuh Covid-19.

Tayang:
Youtube TNI AD
Beberapa Anak Buah Jenderal Andika Perkasa dari Dikmaba Kowad TA. 2020 berangkat untuk mendonorkan plasma darahnya setelah sembuh Covid-19 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Beberapa anak buah Jenderal Andika Perkasa dari Dikmaba Kowad TA. 2020 merasa bangga mendonorkan plasma darahnya setelah sembuh Covid-19.

Dengan total sebanyak 26 siswa yang sudah menjalani Rapid serta SWAB Test dan dinyatakan lulus uji klinis persyaratan donor plasma darah, tiba di RSPAD Gatot Soebroto.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Hal ini sesuai dengan arahan Jenderal Andika Perkasa terkait penanganan para siswa Dikmaba Kowad TA. 2020 yang terdampak Covid-19 dan sudah dinyatakan negatif sebanyak 2 kali. ⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Baca juga: Biodata Letda Gunawan Putro yang Dapat Penghargaan Adi Wiradhika dari Jenderal Andika Perkasa

Baca juga: 3300 Prajurit TNI AD Unjuk Kehebatan di Depan Jenderal Andika Perkasa, Libatkan Helikopter dan Roket

“Sudah ada 36 siswa Dikmaba Otonomi Khusus (Otsus) yang melakukan donor plasma.

Dan hari ini terdapat 24 siswa Dikmaba Kowad yang sudah memenuhi persyaratan untuk melakukan donor plasma.

Jadi total sudah ada 60 personel yang dinyatakan negatif 2 kali dan melakukan donor plasma,” ujar Letjen TNI Budi Sulistya dalam tayangan di channel youtube TNI AD, Senin (21/12/2020).

Dari 24 siswa Dikmaba Kowad yang mengikuti kegiatan pendonoran plasma darah convalescent terdapat beberapa siswa yang berasal dari Papua.

Di antaranya adalah Monggalina Bahamba dan Fonny Yulen berkesempatan untuk mendonor.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Awalnya mereka merasa sedih karena dinyatakan positif Covid-19.

Tapi berkat arahan pembina dan mengikuti protokol kesehatan, mereka akhirnya sembuh.

“Kami jujur merasa sangat sedih saat dinyatakan pertama kali positif.

Namun dengan arahan yang diberikan oleh pembina untuk mengikuti setiap protokol dari mulai isolasi mandiri saat belajar mengajar hingga dinyatakan negatif 2 kali." ujar Monggalina Bahamba.

Bahkan mereka kini mereka mengaku bangga bisa mendonorkan plasma darahnya.

"Dan kini dapat berkontribusi untuk mendonorkan plasma darah bagi para saudara-saudara kita yang membutuhkan, kami merasa sangat senang dan bangga sekali,” ujar Fonny Yulen.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved