Berita Lamongan

Diduga Depresi Akibat Penyakitnya Tak Juga Sembuh, Pria di Lamongan Ditemukan Meninggal Tergantung

Pria di Lamongan ditemukan meninggal tergantung dengan tali melilit di lehernya yang diikat ke pohon waru di belakang rumahnya.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Korban gantung diri di Dusun Banjaranyar, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, sebelum dimakamkan, Rabu (17/12/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Diduga depresi akibat penyakit asma yang dideritanya tak kunjung sembuh, Achmad Tri Fauzi (31) warga Dusun Banjaranyar, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan meninggal tergantung dengan tali melilit di lehernya yang diikat ke pohon waru di belakang rumahnya, Rabu (16/12/2020) malam.

Polisi Polsek Kembangbahu masih mengembangkan penyelidikan, untuk mencari tahu kemungkinan korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu.

Petugas tidak menduga-duga penyebab kenekatan korban sampai harus bunuh diri.

"Korban ditemukan keluarga tadi malam (16/12/2020, red) di belakang rumahnya dalam keadaan sudah meninggal, " kata Kapolsek Kembangbahu, Iptu Hartoyo, Kamis (17/12/2020).

Korban ditemukan sekitar pukul 20.21 WIB, dengan keadaan tergantung di pohon waru.

Hasil pendalaman polisi, mendapati penjelasan korban bekerja serabutan dan juga termasuk orang yang pendiam.

Namun, warga juga penasaran, mengapa korban sampai putus asa bunuh diri. Ada kemungkinan karena sakit asma yang dideritanya tidak kunjung sembuh itu yang mendorong korban bunuh diri.

Dari olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada jasad korban.

Korban dievakuasi petugas didampingi bidan desa dan perangkat desa. Hasil keterangan medis, korban murni meninggal karena gantung diri dan pihak keluarga nenolak untuk dilakukan autopsi luar atau dalam.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved