Selasa, 14 April 2026

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin Sisir Kampung Tutup Kekurangan Kota

Sama seperti sebelumnya, warga Surabaya di kampung-kampung selalu antusias menyambut calon wali kota mereka.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiharto
Calon walikota Surabaya Machfud Arifin disambut antusias oleh warga di kawasan Sidotopo, Surabaya, Selasa (1/12/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA  - H-8 coblosan Pilwali Surabaya, calon wali kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin makin aktif blusukan menyisir kampung. Seperti dilakukan di Kampung Ujung dan Sidotopo Surabaya, Selasa (1/12/2020).

Sama seperti sebelumnya, warga Surabaya di kampung-kampung selalu antusias menyambut calon wali kota mereka.

Seperti di dua kampung di Ujung dan Sidotopo, ribuan warga menyemut menyambut Machfud. 

Machfud sebenarnya hanya ingin menyapa warga tanpa ada pertemuan. Cukup karnaval keliling kampung.

"Kami ingin tahu brengosnya," teriak warga Ujung.

Jingle goyang dua jari untuk Paslon Machfud Arifin-Mujiaman terus menggema sepanjang kampung.

Machfud memang intensif menyisir kampung. Keluar masuk gang demi mengetahui yang kurang.

Dia akan terus sisir kampung untuk memajukan kota dan memakmurkan warga. 

"Surabaya sudah bagus dan harus dilanjutkan. Apalagi tengah kota sudah bagus penuh taman. Tapi masih ada kekurangan di ribuan kampung. Kelurangan inilah yang akan ditutupi. Diperbaiki dan ditingkatkan," kata Machfud.

Kepedulian calon wali kota ini mendapat apresiasi tokoh Habib Smeith.

Tokoh agama di daerah Sidotopo ini menyebut bahwa Machfud merupakan sosok yang dekat dengan warga dan semua golongan serta mampu mengembangkan agama.

"Saya tahu beliau tiga kali Kapolda. Beliau orang yang sangat peka. Sosialnya ke masyarakat bagus dan humanis. Persuasif. Membuat sesuatu yang monumental. Bikin masjid di Kapolda. Itu megah," ucap Habib Smeith.

Surabaya butuh pemimpin yang lebih cekatan dan cepat bertindak. Surabaya ke depan perlu akselerasi sekelas Machfud.

Smeith melihat perlunya pengembangan pemuda, penyelesaian surat ijo, parit, transportasi, dan lapangan kerja.

"Saya berpesan ke masyarakat untuk memilih pemimpin yang dekat dengan semua golongan. Pak Machfud sangat toleran dan mengayomi," lanjut Smeith.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved