Breaking News:

Pilbup Sidoarjo 2020

Bertemu PKL Gading Fajar, BHS Paparkan Program Penataan PKL Sidoarjo

Cabup Sidoarjo BHS saat saat berbincang dengan para PKL Gading Fajar dan Taman Pinang.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
surya.co.id/m taufik
Cabup Sidoarjo BHS saat saat berbincang dengan para PKL Gading Fajar dan Taman Pinang. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) bertemu dengan puluhan pedagang kaki lima (PKL) Gading Fajar dan Taman Pinang, Rabu (25/11/2020).

Selain memaparkan sejumlah programnya, BHS juga menyerap aspirasi dari para PKL. Mulai keluhan penggusuran, kebijakan pemerintah, dan berbagai persoalan lain disampaikan langsung oleh para PKL.

"Pedagang di Gading Fajar dan Taman Pinang ini dulunya adalah PKL di alun-alun Sidoarjo. Namun jumlahnya semakin banyak karena pedagang baru juga terus bermunculan," kata Agus Trijaya, Kordinator PkL Gading Fajar dan Taman Pinang.

Apalagi sejak pandemi, banyak pegawai kena PHK yang kemudian beralih jadi pedagang. Sehingga, semakin hari jumlah PKL di sana juga semakin banyak.

"Kalau ditotal, sekarang ini ada sekitar 600 pedagang. Dari jumlah itu, yang berstatus warga Sidoarjo ada sekira 250 pedagang," lanjut Agus.

Selama ini, menurut dia, para PKL terus berjuang dan selalu berjuang. Supaya bisa tetap berjualan, karena itu menjadi pekerjaan utama. 

"Kalau tidak jualan, bagaimana nasib keluarga kami. Anak istri kami butuh makan juga. Makanya, kami sangat berharap adanya kebijakan dari pemerintah yang berpihak kepada kami," harapnya.

Bertemu dan mendengar program-program BHS, para PKL menyatakan dukungannya. Mereka berharap Bambang Haryo menang dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan jadi Bupati Sidoarjo. 

"Program pak BHS jelas, termasuk dalam penataan PKL dan keberpihakannya pada ekonomi kerakyatan. Itu juga menjadi penyemangat bagi kami," ujarnya.

Dalam penataan PKL, BHS akan membuat sentra-sentra keramaian baru di Sidoarjo. Di tempat-tempat itu, kemudian disediakan space untuk PKL dan para pelaku UMKM.

"Stasiun, terminal, dan sebagainya bisa ditata untuk para pelaku UMKM. Kemudian di sepanjang jalan tol, kita tambah rest area. Juga akan kita buat sentra ikan, wisata pantai, wisata sungai, dan berbagai pusat keramaian lain di berbagai wilayah Sidoarjo. Dengan demikian, teman-teman PKL bisa terakomodasi," ungkap BHS.

PKL bakal disebar di berbagai wilayah strategis. Namun ruang terbuka hijau tetap harus dijaga, serta lalu lintas juga tidak boleh terganggu oleh keberadaan PKL.

"Pelaku UMKM dan para pedagang itu merupakan pahlawan ekonomi kerakyatan. Sehingga mereka harus mendapat perhatian serius dari pemerintah," tegas Bambang Haryo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved