Apotek Online Lifepack
LIFEPACK: Beda Virus dan Bakteri Beserta Ciri-cirinya, Simak Cara Pencegahan dan Pengobatannya
Simak perbedaa virus dan bakteri beserta ciri-cirinya, lengkap dengan cara pencegahan dan pengobatannya.
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Adrianus Adhi
Bagaimana Cara Menentukan Infeksi Penyakit oleh Bakteri atau Virus?
Mengingat gejala penyakit akibat infeksi bakteri dan virus yang mirip, terkadang sulit untuk mengidentifikasinya sendiri.
Untuk menentukannya, hubungilah dokter untuk mendiagnosis penyebab dari infeksi tersebut. Bahkan, dokter pun akan mengalami kesulitan untuk menentukan penyebab penyakitnya.
Misalnya saja penyakit pneumonia, meningitis, dan diare yang memungkinkan disebabkan oleh virus maupun bakteri.
Nah, untuk mengetahui lebih detail, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan, seperti menanyakan riwayat medis yang dimiliki pasien dan pemeriksaan fisik untuk memastikan diagnosis pasien.
Jika perlu, dokter akan meminta pasien melakukan tes darah atau tes urin. Bahkan, dalam beberapa kasus, diperlukan tindakan biopsi yaitu pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium.
Dengan demikian, serangkaian pemeriksaan akan menunjukkan bukti bahwa infeksi penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus.
Pengobatan Berdasarkan Hasil Diagnosis
Pengobatan diberikan berdasarkan hasil diagnosisnya. Apabila penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri, maka diberikan obat antibiotik.
Obat ini digunakan untuk menghentikan perkembangbiakan bakteri. Faktanya, seringkali antibiotik diberikan pada pasien yang terinfeksi virus.
Padahal, antibiotik tidak efektif untuk melawan virus. Justru, pengobatan yang berlebih ini akan membuat tubuh kebal terhadap antibiotik, sehingga ketika terinfeksi bakteri akan lebih sulit terobati.
Bagaimana dengan obat virus? Sebenarnya, tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi infeksi virus.
Sebab, sistem imun akan berusaha mengalahkannya sendiri. Kalaupun dokter memberikan obat, bukan untuk membunuh virus, melainkan meredakan gejalanya.
Misalnya, ibuprofen untuk meredakan nyeri dan demam. Meski demikian, tetap ada obat tertentu untuk menghentikan siklus hidup virus, contohnya valacyclovir untuk mengatasi infeksi virus Herpes.
Menurut tim dokter Lifepack, dokter Irma Lidia, obat antivirus bertujuan untuk meminimalisir gejala dan infektivitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-bakteri.jpg)