Pilkada 2020
Pilkada 2020, Jumlah Laporan Sementara di DKPP Capai 325 Kasus
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyebut angka laporan selama Pilkada Serentak tahun 2020 menyentuh 325 kasus.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
Muhammad mencontohkan kasus di salah satu daerah.
Ada sesama petugas yang tertangkap basah bertemu di satu kamar hotel.
Apabila memang terbukti, DKPP tak segan memberikan sanksi tegas.
"Sudah ada beberapa yang terbukti dan harus diberhentikan," katanya.
Sekali pun demikian, anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Jawa Timur, Abdul Chalik mencatat total aduan Pilkada Serentak 2020 menurun tajam dibanding pilkada 2018.
Dari yang awalnya mencapai 521 aduan menjadi 325 (hingga Oktober).
"Ini menunjukkan kualitas penyelenggara terutama yang menyangkut teknis semakin baik. Kami yakin ke depan akan terus berkurang sehingga menunjukkan kredibilitas penyelenggara meningkat," kata Abdul dikonfirmasi di Surabaya.
Namun, ia menyebut masih ada beberapa tahapan ditengarai memicu pelanggaran. "Misalnya, pada saat rekapitulasi perhitungan suara," katanya.
"Terutama, rekapitulasi suara dari tingkat desa ke kecamatan. Berdasarkan aduan, di situ ada potensi pengalihan suara," kata Wakil Dekan FISIP Uinsa ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tim-pemeriksa-daerah-tpd-provinsi-jawa-timur-dkpp-ri.jpg)