Daftar Oknum Polisi Pengedar hingga Bandar Narkoba selain Kompol Imam Ziadi, 2 Orang Dihukum Mati
Kasus peredaran narkoba yang melibatkan polisi tak hanay menjerat Kompol Imam Ziadi. Berikut daftar oknum polisi yang terlibat peredaran narkoba.
SURYA.CO.ID - Kasus Kompol Imam Ziadi Zaid ternyata bukan kali pertama anggota korpd Bhayangkara terlibat narkoba.
Sebelumnya, telah ada berberapa oknum polisi yang terlibat narkoba, baik sebagai pemakai, pengedar hingga bandar.
Data Januari hingga OKtober 2020, tercatat ada 113 oknum polisi yang dipecat, paling banyak kasus narkoba.
Mabes Polri pun menegaskan akan menjerat oknum polisi yang terlibat narkoba dengan hukuman mati.
"Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sangat jelas dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu Undang-Undang dan dia tahu hukum," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2020).
Berikut kasus-kasus peredaran narkoba yang melibatkan anggota polisi:
1. 2 Polisi Ditembak di Surabaya
Kasus narkoba yang menjerat oknum polisi juga pernah terjadi di Jawa Timur.
Sebelumnya, dua oknum polisi berdinas di Polda Jawa Timur terlibat kasus peredaran narkoba.
Mereka diringkus oleh Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu dalam sistem ranjau.
Keduanya adalah Rizky (34) warga Kemayoran Bangkalan dan Agus (36) warga Ponorogo.
Mereka terlibat dalam peredaran narkotika wilayah Jawa Timur.
Tak hanya dua oknum polisi, Unit pimpinan AKP Raden Dwi Kennardi itu juga menangkap empat lainnya yakni, M Ficky (28) warga Demak Surabaya, Fitria (21) warga Kedinding Surabaya.
Sedang dua lainnya pasangan suami istri M Zaidan (18) warga Taman Irawati Surabaya serta Latifah alias Rara (27) warga Tenggumung berprofesi pemandu lagu di salah satu karaoke.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, mengatakan para tersangka ditangkap di beberapa lokasi berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kompol-imam-ziadi-saat-dorawat-setelah-ditembak-polisi.jpg)