Breaking News:

Berita Blitar

Tak Tahu Diri, Predator 72 Tahun di Blitar Nekat Menyasar Cucu Keponakan Sendiri

Tersangka Mashuri dilaporkan karena diduga melakukan pemaksaan dan ancaman sebelum melakukan kekerasan seksual terhadap MR

SURYA.CO.ID, BLITAR - Entah bagaimana kondisi Mashuri, warga Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ketika keluar dari penjara nanti. Kini di usianya yang sudah renta, 72 tahun, ia masih berulah bak predator seksual yang mengakibatkan MR (16) hamil enam bulan.

Tersangka Mashuri dilaporkan karena diduga melakukan pemaksaan dan ancaman sebelum melakukan kekerasan seksual terhadap MR. Dan ironisnya, korban ternyata masih cucu keponakannya sendiri.

"Pelaku, ditahan (Rabu (14/10) malam, setelah kami periksa. Dan ia mengakui semua perbuatannya," kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Dony Christian Bara Langi, Kamis (15/10).

Korban yang masih duduk di kelas 1 di sebuah SMK di Kabupaten Blitar, selama ini tinggal bersama neneknya karena orangtuanya bekerja sebagai TKI di luar negeri. Sedangkan tersangka Mashuri adalah kakak dari nenek korban.

"Orangtua korban sudah lama bekerja di luar negeri, sehingga neneknya yang membesarkannya. Pelaku juga membantu, misalnya sering mengasih uang jajan buat sekolah," papar Dony.

Tersangka Mashuri yang selama ini ikut tinggal bersama korban dan neneknya, mendadak berbuat tidak pantas. Dari keterangan saksi dan pelaku, kejadian berawal Mei 2020 saat korban sendirian karena neneknya bekerja di sawah, tersangka mendekat dan merayunya.

Tetapi korban menghindari dan masuk ke kamarnya. Tak lama berselang, tersangka menyusul dan berpura-pura baik dengan memberi uang. "Saat itulah korban diancam. Kalau tidak mau, ia akan diusir dan disuruh menyusul orangtuanya ke luar negeri," paparnya.

Korban ketakutan dengan ancaman sang kakek. Dan setelah melampiaskan kebejatannya, tersangka pergi tetapi sudah mengancam korban agar tidak melapor ke neneknya.

Tampaknya pria tua itu keblinger karena selama ini aman, sehingga melakukannya lagi dengan ancaman selama tiga bulan. "Pelaku sering melakukannya, saat neneknya tak ada," paparnya.

Puncaknya,sang nenek curiga karena melihat perkembangan cucunya yang menjadi gemuk. Lebih-lebih, perutnya ikut membesar. Akhirny, korban mengaku kalau sudah beberapa bulan tak haid. "Bahkan oleh neneknya juga diperiksakan ke bidan dan korban diketahui hamil enam bulan," paparnya.

Sang nenek pun marah, apalagi ketika korban mengaku pelakunya adalah Mashuri, yang tak lain kakak dari neneknya. Dan kasus itu pun dilaporkan ke Polres Blitar. Sesuai Pasal 285 KUHP, pelaku bisa dijerat tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman selama-lamanya 12 tahun. ***

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved