Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Viral Video Remaja Kota Madiun Tak Pakai Masker Adu Fisik dengan Petugas, Ini Penjelasan Polisi

Dalam cuplikan video tersebut, remaja yang mengenakan celana abu-abu dan baju hitam tampak seperti sedang berusaha menendang

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Tangkapan layar dari cuplikan video yang viral 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Video berdurasi sekitar 12 detik beredar di WhatsApp grup menunjukan seorang pemuda beradu fisik dengan petugas di halaman parkir minimarket Jalan Serayu Timur, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam cuplikan video tersebut, remaja yang mengenakan celana abu-abu dan baju hitam tampak seperti sedang berusaha menendang, kemudian disergap sejumlah petugas hingga tersungkur.

Kapolsek Taman AKP Setyo Wiyono, ketika dikonfirmasi, Minggu (13/9/2020) siang, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi, Sabtu (12/9/2020) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Setyo mengatakan, saat itu sedang dilakukan patroli penertiban protokol kesehatan oleh petugas gabungan.

Saat melintas di depan minimarket, petugas melihat ada remaja yang tidak mengenakan masker kemudian menegurnya, namun terjadi adu mulut.

Setyo membantah apabila terjadi adu fisik.

Ia mengatakan, peristiwa yang direkam warga tersebut hanya cek-cok atau adu mulut.

"Bukan pemukulan, cuma cek-cok, ada yang nggak pakai masker, ditegur, hanya salah paham. Masalahnya sudah selesai. Sama-sama menyadari kesalahan masing-masing, sudah tidak ada masalah," katanya.

Ia menuturkan, pasca kejadian, petugas membawa remaja tersebut ke Polsek Taman.

Kedua belah pihak antara petugas dan remaja, sepakat untuk berdamai.

"Damai, orangtuanya juga datang, justru minta maaf. Memang katanya, anak itu sedikit tempramental," imbuhnya.

Untuk diketahui, Wali Kota Madiun, Maidi telah mengeluarkan Perwali kota Madiun nomor 39 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Namun, dalam isi perwali pada Bab V, pasal 31 mengenai sanksi, tidak diatur tentang sanksi berupa pemukulan, atau tindakan represif dalam bentuk verbal atau kekerasan fisik lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved