Breaking News:

Berita Banyuwangi

Menyemai Peradaban di Tanah Geopark Banyuwangi

Tiga situs di Kabupaten Banyuwangi ditetapkan sebagai Geopark Nasional, Blue Fire di Gunung Ijen, Taman Nasional (TN) Alas Purwo dan Pulau Merah

SURYA.CO.ID/Haorrahman
Taman Nasional Alas Purwo telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional. 

Kawasan Taman Bumi atau Geological Park (Geopark) Nasional bukanlah sekadar status yang disematkan pada satu wilayah. Geopark memberikan manfaat langsung pada peradaban masyarakat di sekitarnya. Konservasi sumber daya alam, pendidikan, peningkatan perekonomian masyarakat, pelestarian budaya, dan penyemaian peradaban lainnya.

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi ditetapkan sebagai Geopark Nasional. Tiga situs yang telah ditetapkan sebagai geopark nasional adalah Blue Fire di Gunung Ijen, Taman Nasional (TN) Alas Purwo, dan Pulau Merah.

Konsep Geopark adalah sebuah Kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi, termasuk nilai arkeologi, biologi dan budaya yang ada di dalamnya. Masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam.

Peneliti Ahli Utama Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Hanang Samodra mengatakan Banyuwangi memiliki kekayaan geologi yang luar biasa dan lengkap.

Hanang bersama timnya telah melakukan penelitian ke Banyuwangi.

”Saya melihat warisan geologi Banyuwangi lebih banyak dari yang diajukan," kata Hanang.

Menurut Hanang, ragam geologi Banyuwangi cukup tinggi (mineral, batuan, fosil, struktur geologi, bentang alam, terbentuk mulai Oligosen Akhir (28 jtl) hingga sekarang.

Fenomena api biru (blue flame) di Gunung Ijen merupakan yang terluas di dunia. Kawah di Ijen tersebut juga merupakan kawah terasam di dunia.

Pulau Merah dan kompleks gua di TN Alas Purwo merupakan daerah yang mengalami fenomena mineralisasi.

Pulau Merah merupakan sisa dari perjalanan magma di bawah gunung api purba. Singkapan batuan di Pulau Merah sangat ideal dijadikan laboratorium geologi dunia untuk mempelajari proses alterasi dan mineralisasi emas tembaga.

Adapun jejak geologi di dalam Gua Istana yang berada di TN Alas Purwo menggambarkan bahwa daerah tersebut merupakan laut dangkal yang mengalami proses geologi sampai menjadi daratan.

Halaman
1234
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved