Breaking News:

Berita Situbondo

Kasus Perusakan Rumah Massal, Polres Situbondo Tetapkan 59 Tersangka

Tiga orang yang ditetapkan tersangka itu, kata Sugandi, mereka berasal dari luar Situbondo, yakni dua orang dari Jember dan satu orang dari Bondowoso.

surya/izi hartono
Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Polres Situbondo harus bekerja secara marathon untuk mengungkap dan menangkap anggota sebuah perguruan silat, yang melakukan pengeroyokan dan perusakan rumah warga Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran dan Desa Kayuputih, Kecamatan Panji.

Hasilnya, polisi telah mengamankan dan meminta keterangan sebanyak 105 orang. Bahkan anggota dari perguruan silat yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 59 orang.

"Ada tambahan tersangka ada tiga orang, jadi total tersangka berjumlah 59 orang, " ujar Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi di depan Masjid Polres Situbondo kepada SURYA, Senin (17/8/2020).

Tiga orang yang ditetapkan tersangka itu, kata Sugandi, mereka berasal dari luar Situbondo, yakni dua orang dari Jember dan satu orang dari Bondowoso.

Dikatakan Sugandi, sejauh ini pihaknya akan terus mengembangkan dan memburu para pelaku perusakan tersebut. "Ya kita terus kita kembangkan," pungkasnya.

Seperti diberitakan, ratusan anggota sebuah perguruan silat di Situbondo mendadak merusak sejumlah rumah di dua desa. Kejadian itu diduga dipicu balas dendam setelah sebelumnya massa persatuan silat bentrok dengan warga.

Akibat bentrok tersebut, empat warga mengalami luka luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Mangaran. Aksi anarkis itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat warga tidur. Ratusan massa datang dan langsung merusak dan melempari kaca rumah warga dengan batu. ***

Penulis: Izi Hartono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved