Virus Corona di Jatim
Update Virus Corona di Indonesia dan Jatim, Kamis 23 Juli 2020: Tambah 357, Total 19,450 COVID-19
Tambahan kasus di Jatim kembali melonjak hari ini, sebanyak 357 kasus baru tercatat. Simak selengkapnya dalam Update Virus Corona di Indonesia dan Jat
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id, Surabaya- Tambahan kasus di Jatim kembali melonjak hari ini, sebanyak 357 kasus baru tercatat. Simak selengkapnya dalam Update Virus Corona di Indonesia dan Jatim, Kamis (23/7/2020).
Data kasus Virus Corona di Indonesia kembali mengalami pembaruan.
Dalam 24 jam terakhir, terdapat 1,906 kasus baru yang menjadi jumlah tambahan kasus harian COVID-19.
Jumlah ini membuat kurva penanganan kasus Virus Corona di Indonesia kembali menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan laman COVID-19.go.id, jumlah terkini Virus Corona di Indonesia telah mencapai angka 93,657 kasus per Kamis 23 Juli 2020.
Data ini jika diperinci menunjukkan bahwa pasien yang masih dirawat atau kasus aktif sebanyak 36,917 pasien, sementara pasien yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19 sebanyak 52,164 pasien, dan jumlah meninggal mecapai 4,576 pasien.
Sementara dalam data penyebaran COVID-19 tingkat provinsi, Jatim kembali alami lonjakan jumlah kasus yang signifikan hari ini.
Jatim tercatat menjadi provinsi dengan tambahan kasus terbanyak kedua di Indonesia hari ini.
Selengkapnya, Simak informasinya dalam Update Corona 23 Juli 2020 berikut ini.
Update Virus Corona di Jatim; Tambah 357 Kasus
Data terbaru kasus Virus Corona di Jatim diambil dari laman COVID-19.go.id
Lonjakan kasus Virus Corona di Jatim kembali terdeteksi.
Kali ini, jumlah tambahan kasus harian di Jatim melewati rerata 200 kasus perhari yang telah didapat selama sepekan terakhir.
Tercatat, Sebanyak 357 kasus menjadi angka tambahan Virus Corona di Jatim hari ini.
Angka ini menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan tambahan kasus tertinggi nomor 2 di Indonesia di bawah DKI Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/update-virus-corona-di-indonesia-dan-jatim-kamis-23-juli-2020.jpg)