Breaking News:

Kuliner

Kue Putu yang Masih Banyak Dicari, Rasa Gurih Kelapa dan Manis Gula Merahnya Lumer di Lidah

Kue putu dikenal unik karena saat dimasak mengeluarkan suara seperti peluit dan asap dari tempat pengukusnya.

surya.co.id/wiwit purwanto
Kue putu yang lumer di mulut dengan lelehan gula merah di dalamnya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kue Putu yang identik dengan baluran kelapa parut dan gula merah masih dicari para penikmat kuliner.

Ya, jajanan tradisional ini tetap mampu bersaing di antara kue modern dan kekinian yang gencar dipromosikan lewat media sosial.

Kue putu dikenal unik karena saat dimasak mengeluarkan suara seperti peluit dan asap dari tempat pengukusnya.

Terbuat dari butiran kasar tepung beras, bagian tengahnya diisi gula jawa, tak lupa dibalut dengan parutan kelapa.

Cara membuatnya, tepung beras kasar yang sudah dicampur dengan air perasan daun pandan ini dimasukkan dalam cetakan bambu.

Sebelum penuh isian gula jawa dimasukkan dan ditutup lagi dengan tepung beras.

Selanjutnya dikukus di atas wadah yang telah dilubangi kecil untuk mengeluarkan asap kukusan.

Tak menunggu waktu lama kue putu diangkat dan untuk mengeluarkan dari cetakan bambu tadi cukup di dorong dengan pipa yang ukurannya lebih kecil dari cetakan bambu.

Bagi sebagian orang, kue yang diklaim bersal dari Jawa Tengah ini memiliki daya tarik tersendiri, mampu menimbulkan rasa kangen dan nostalgia .

Konon, dari cerita yang ada kue khas Jawa ini sebenarnya bisa ditemukan di China Silk Museum.

Kue ini sudah ada sejak 1.200 tahun yang lalu di masa Dinasti Ming.

Kue putu identik dengan kudapan yang disajikan pagi hari, namun sebagian besr penjaja kue putu ini ada waktu menjelang matahari terbenam hingga malam hari.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved