Virus Corona di Indonesia

Update Virus Corona di Indonesia dan Jatim, Rabu 15 Juli 2020: Tambah 165, Total 17,395 COVID-19

165 dari 1,522 tambahan kasus COVID-19 berada di Jatim, simak selengkapnya dalam update Virus, simak selengkapnya dalam update Virus Corona di Indones

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Covid19.go.id
Update Virus COrona di Indonesia dan Jatim 15 Juli 2020 

SURYA.co.id, Surabaya- 165 dari 1,522 tambahan kasus COVID-19 berada di Jatim, simak selengkapnya dalam update Virus, simak selengkapnya dalam update Virus Corona di Indonesia dan jatim hari ini, Selasa (14/7/2020). 

Achmad Yurianto selaku Juru Bicara pemerintah dalam Penanganan COVID-19, kembali menginformasikan tambahan penyebaran kasus Virus Corona tingkat nasional. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah, Yuri menginformasikan bahwa tedapat tambahan kasus Virus Corona di Indonesia sebanyak 1,522 kasus. 

"Sehingga secara akumulatif ada 80,094 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu sore.

Selain data tambahan kasus, Yuri juga mengumumkan bahwa sebanyak 1,414 pasien telah dinyatakan sembuh dalam kurun waktu 24 jam kebelakang.

Rincian dari total 80,094 kasus adalah sebanyak 37,247 pasien masih menjalani masa perawatan, 39,050 pasien telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, dan 3,797 pasien telah dinyatakan meninggal dunia. 

Dalam data penyebaran COVID-19 tingkat provinsi, Jatim berhasil menekan laju peningkatan kasus hari ini.

Jumlah tambahan kasus harian di Jatim yang tercatat menjadi provinsi dengan tambahan kasus terbanyak ketiga di Indonesia.

Selengkapnya, Simak informasi lengkap Update Corona 15 Juli 2020 berikut ini.

Update Virus Corona di Jatim; Tambah 165 Kasus

Data terbaru kasus Virus Corona di Jatim diambil dari lama COVID-19.go.id

Catatan tambahan kasus harian di Jatim hari ini menurun dan tak lagi pada posisi pertama ataupun kedua.

Update Virus COrona di Indonesia dan Jatim 15 Juli 2020
Update Virus COrona di Indonesia dan Jatim 15 Juli 2020 (Covid19.go.id)

Usai menjadi penyumbang kasus terbanyak selama 2 bulan, hari ini Jatim kembali pada posisi ketiga provinsi dengan tambahan kasus terbanyak.

Tercatat, sebanyak 165 kasus menjadi tambahan dari total kasus yang ada di Jatim.

Tambahan sebanyak 165 kasus ini menjadikan total kasus Virus Corona di Jatim berada pada angka 17,395 kasus.

Sementara itu, dari data yang sama menunjukkan terdapat lima provinsi dengan tambahan kasus harian tertinggi hari ini. 

Tertinggi pertama adalah Jateng dengan 261 kasus, kemudian DKI Jakarta dengan 260 kasus, Jatim 165 kasus, Sulawesi Selatan, 158 kasus, dan Kalimantan Selatan dengan 109 kasus.

Perkembangan sebaran kasus terkini juga bisa anda simak dalam tabel sebaran kasus Corona di Indonesia.

Dilansir dari data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, berikut data terkini sebaran kasus Corona di Indonesia berdasarkan provinsi, hingga Rabu (15/7/2020)

Provinsi Tambahan Kasus Jumlah Terkini
Aceh 27 137
Bali 63 2421
Banten 3 1612
Bangka Belitung 1 175
Bengkulu 2 170
DI Yogyakarta 9 396
DKI Jakarta 260 15324
Jambi 1 125
Jawa Barat 75 5310
Jawa Tengah 261 5914
Jawa Timur 165 17395
Kalimantan Barat 0 355
Kalimantan Timur 34 756
Kalimantan Tengah 0 1254
Kalimantan Selatan 109 4488
Kalimantan Utara 0 215
Kepulauan Riau 4 341
Nusa Tenggara Barat 26 1620
Sumatera Selatan 30 2784
Sumatera Barat 2 805
Sulawesi Utara 44 1741
Sumatera Utara 99 2596
Sulawesi Tenggara 10 531
Sulawesi Selatan 158 7452
Sulawei Tengah 1 195
Lampung 6 215
Riau 0 246
Maluku Utara 39 1184
Maluku 20 920
Papua Barat 0 292
Papua 60 2426
Sulawesi Barat 6 152
Nusa Tenggara Timur 0 121
Gorontalo 7 392

Diperluas Lagi, Ini 28 Daerah Layanan Lumbung Pangan Jatim Sembako Murah Gratis Ongkir

Janji Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk terus memperluas layanan lumbung pangan terwujud.

Mulai hari Rabu (15/7/2020) ini, layanan sembako murah dengan harga di bawah pasar diperluas ke sembilan daerah lagi.

Sehingga total ada 28 kabupaten kota di Jatim yang sudah bisa merasakan manfaat sembako murah dengan fasilitas free ongkir ini.

“Mulai hari ini, layanan belanja online di Lumbung Pangan Jatim kembali diperluas. Ada tambahan layanan di sembilan daerah sehingga resmi mulai hari ini 28 kabupaten kota di Jatim sudah tersasar layanan sembako murah dengan gratis biaya pengiriman,” kata Khofifah, Rabu (15/7/2020), pagi.

Sembilan area perluasan layanan lumbung pangan jatim yaitu ada Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi.

Kemudian juga di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar serta yang terakhir di Kabupaten Jember.

Khofifah mengatakan, layanan Lumbung Pangan Jatim ini terus diperluas sebagai perluasan sasaran layanan.

Dengan target agar masyarakat bisa tenang, mudah dan dekat untuk bisa mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Bahkan tak jarang, lumbung pangan ini dijadikan tempat kulakan bagi warga Jatim yang berjualan toko kelontong sembako. Pasalnya harga di bawah pasar membantu mereka mendapatkan sembako lebih murah dan bisa membeli dalam jumlah ecer.

“Harapannya seluruh titik pantau BPS di Jatim akan akan bisa disasar oleh Lumbung Pangan Jatim. Agar lumbung pangan ini bisa dijadikan referensi dalam menjaga stabilitas harga pangan di Jawa Timur. Supaya harga bahan pangan itu tidak naik turun, karena di lumbung pangan itu harganya tidak naik. Yang sering malah terus turun,” tegas Khofifah.

Untuk warga di daerah sasaran Lumbung Pangan Jatim yang ingin belanja sembako murah di Lumbung Pangan Jatim bisa memilih belanja via website di https://lumbungpanganjatim.com/ dengan pembayaran lewat bank.

Atau melakukan pemesanan online dengan sistem bayar di tempat (COD) melalui WhatsApp di nomor 0811-334-0033. Kedua sistem belanja ini gratis biaya pengiriman hingga ke alamat pemesan.

Pembelian online sembako murah ini akan dikirimkan langsung ke alamat pembeli dari Jatim Expo Surabaya menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia. Maksimal waktu pengiriman adalah dua hari.

Pembelian bahan pangan murah dengan harga di bawah pasar bisa dilakukan dengan minimal pembelian Rp 60 ribu, dan maksimal berat pembelanjaan adalah 20 kilogram.

“Kami berharap dengan perluasan yang kami lakukan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tentunya selain adaptasi baru new normal, kami juga ingin agar masyarakat mendapatkan rasa tenang karena ada ketersediaan bahan pangan yang murah dan melimpah,” tegas gubernur yang juga mantan Menteri Sosial RI dan Menteri Pemberdayaan Perempuan RI ini.

Sebelum perluasan ke sembilan daerah hari ini, Lumbung Pangan Jatim telah hadir di 19 kabupaten kota.

Lumbung Pangan Jatim sudah lebih dulu dibuka di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. (Fatimatuz Zahro/Abdullah Faqih/Surya.co.id)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved