Berita Surabaya

Sabu Sabu Baru Warna Hijau Mulai Beredar di Surabaya, Pengendali Narkoba Diakui dari Lapas di Jatim

Kepada polisi, Jonni mengaku mendapat perintah dari napi di salah satu lapas di Jawa Timur berinisial HN dan TB.

Firman Rachmanudin
Polisi saat menunjukkan tersangka dan barang bukti total 1,8 kg sabu. 

SURYA.co.id | SURABAYA -

Sindikat peredaran narkotika di Surabaya dan sekitarnya diduga masih dikendalikan dari dalam Lapas di Jatim. Terbaru, sabu yang beredar di kalangan pecandu, warnanya hijau pekat.

Peredaran sabu model baru ini diungkap oleh Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pimpinan Iptu Raden Dwi Kennardi. Barang bukti yang disita dari para pelaku totalnya 1,8 kg.

Dalam sindikat ini ada tujuh tersangka yang ditangkap. Barang bukti tersebut di antaranya 153, 50 gram sabu hijau, dan sisanya sabu warna putih

"Sabu hijau ini merupakan modus baru para pelaku untuk menarik minat para konsumen penyalahguna sabu. Untuk efeknya kata tersangka sama saja," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Selasa (30/6/2020) petang.

Terbongkarnya sondikat ini bermula dari penangkapan tersangka M Enjang (31), warga Perumahan Oma Green Land Gresik dan Ahmad Farid (51), warga Driyorejo, Gresik. 

Mereka memiliki sebuah safe house dan disergap di salah satu rumah kos di Jalan Semambung, Jumat (12/6/2020).

"Dari tangan keduanya, petugas menyita barang bukti sabu hijau dan delapan butir pil koplo jenis LL," tambah Memo.

Hasil interogasi, keduanya mengaku bekerja di bawah kendali JN salah seorang perantara TB Napi di Lapas Jawa Timur.

Tak berhenti disitu, polisi bergerak dan mengamankan tersangka Setiawan Ari (35) di tempat tinggalnya kawasan Taman, Sidoarjo, Rabu (17/6/2020) petang. 

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved