Breaking News:

Berita Madiun

PT INKA Lakukan Uji Coba Kereta Pesanan Philipina

PT INKA sedang melakukan uji coba lokomotif dan kereta penumpang pesanan perusahaan kereta api Filipina, Philippine National Railways (PNR).

ist
Kereta pesanan perusahaan kereta api Filipina, Philippine National Railways (PNR), yang sedang diuji coba melintas di jalur Madiun - Kertosono. (Foto dokumentasi PT INKA) 

SURYA.co.id|MADIUN - PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA sedang melakukan uji coba lokomotif dan kereta penumpang pesanan perusahaan kereta api Filipina, Philippine National Railways (PNR).

"Hari ini adalah uji coba hari kedua yang menjadi bagian dari 2000 km tes. Dilaksanakan sejak 24 Juni hingga 30 Juni 2020, rutenya adalah Madiun-Surabaya PP empat kali dan terakhir besok dua kali Madiun-Kalitidu (Bojonegoro), Selasa dan Senin depan," kata Project Manager Filipina PT INKA (Persero) Dadik Pranata Tirta, ketika dikonfirmasi, Kamis (25/6/2020) siang.

Ia menuturkan tujuan uji coba ini guna memastikan kereta pesanan PNR yang dibuat oleh INKA sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak. Sebelum dikirim ke Philipina, kereta pesanan harus menjalani uji coba minimal 2.000 kilometer

Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani pada 28 Mei 2018, PNR memesan tiga lokomotif berikut dengan 15 gerbong, dengan nilai Rp 1,1 miliar peso. Sesuai kesepakatan, rangkaian trainset akan dikirimkan ke Philipina pada akhir Juli 2020.

Dia mengatakan, untuk saat ini baru satu lokomotif dan lima gerbong yang sudah dirangkai dan diuji coba.

"15 gerbong semuanya sudah jadi, karena formasinya satu lokomotif lima gerbong, jadi sisanya masih menunggu kesiapan dua lokomotif selanjutnya sekaligus nanti dirangkai," terangnya.

Dadik menuturkan, dalam uji coba ini, akan dilakukan pengecekan apakah terjadi kebocoran dalam sistem perpipaan, atau apakah ada oli mesin yang bocor, hingga pengecekan kecepatan tempuh apakah sesuai dengan yang disyaratkan.

"Jadi parameter yang ada di spesifikasi teknis itulah yang diujicobakan, selama tiga hari pengujian, semuanya lancar, top speed tercapai, tidak ada oil licking atau oli yang bocor atau pun hal minor lainnya," pungkasnya.

Dadik menambahkan, kereta pesanan Philipina ini merupakan hasil karya anak bangsa sehingga menjadi kebanggan tersendiri. Seluruh desain lokomotif dan gerbong merupakan asli karya para enginer di PT INKA.

"Lokomotif ini pure desain anak bangsa, jadi memang karya Indiensia, desain full by INKA tidak ada hubungannya dengan produk sejenis dari luar negeri. Kalau engine masih dari luar negeri, karena saat ini kan belum bisa memproduksi engine," imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved