Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Dua Mahasiswa UC Surabaya Ciptakan Game Keluarga tanpa Internet untuk Mengoperasikan

Dua mahasiswa Teknik Informatika Universitas Ciputra, Ardian Kurniawan dan Marshal Ovierdo Kurniawan, menciptakan game werewolf.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
surya.co.id/zainel arif
Ardian Kurniawan menunjukkan game Werewolf karyanya bersama temannya, Marshal Ovierdo Kurniawan, Kamis (11/6/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi sebagian orang bermain game cara ampuh untuk mengusir rasa kebosanan di masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhir.

Dua mahasiswa Teknik Informatika Universitas Ciputra, Ardian Kurniawan dan Marshal Ovierdo Kurniawan,  menciptakan game werewolf yang diimplementasikan ke mobile.

Mereka mengaku membutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk membuat game tersebut.

"Sengaja kami buat game ini dimasa pandemi agar orangtua dan anak bisa lebih dekat, akhirnya kami membuat suatu boardgame werewolf ini," ungkap Ardian, Kamis (11/6/2020).

"Karena tidak bisa dipungkiri meski sedang pandemi orang-orang masih sibuk masing-masing," imbuhnya.

Pengguna hanya perlu menggunakan satu handphone dapat memainkan game ini hingga 8 orang dan user dapat memasukkan foto profile pada setiap pemain.

Kelebihan game werewolf ini tidak perlu menggunakan internet sehingga tidak perlu mengeluarkan kuota tambahan untuk bermain game.

"Dengan game ini orang dapat mengusir kebosanan dengan bermain bersama keluarga tanpa boros kuota, apalagi sekarang apa-apa harus online jadi harus bijak menggunakan kuota," terangnya.

Sementara itu, Dosen Informatika Fakultas Teknologi Informasi UC, Mychael Maoeretz Engel, S.Kom., M.Cs. mengungkapkan rasa bangga atas Inovasi yang diciptakan oleh anak didiknya.

"Sebenarnya Werewolf Game ini biasanya dilakukan oleh sekumpulan orang di dalam suatu ruangan dan dimainkan secara langsung. Tentu mentransformasikannya kedalam digital tidaklah mudah, ditambah lagi peraturan yang sangat kompleks di dalam permainan tersebut membuat tantangan tersendiri namun Ardian Kurniawan & Marshal Ovierdo Kurniawan berhasil menciptakannya," kata Mychael.

Menanggapi inovasi game tersebut, Herman (28) warga Kota Surabaya mengaku senang jika game werewolf offline itu dapat dimainkan bersama keluarga.

"Saya sering bermain game werewolf saat senggang, kebanyakan game werewolf iharus online, padahal harga kuota sekarang mahal," kata Herman.

Ia berharap dapat segera mendownload di PlayStore dan AppStore untuk memainkan game tersebut bersama keluarga. Dia juga mengaku game tersebut bisa  untuk mengusir kebosanan selama pandemi belum reda.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved