Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Fakta Anarkis Video Viral Warga Surabaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Tim Medis Sampai Berlindung

Tindakan anarkis ini tak hanya terjadi saat warga memaksa membawa pulang jenazah covid-19 dari Rumah Sakit (RS) Paru Karang Tembok, Kecamatan Semampir

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Musahadah
Youtube TVOne
Warga pegirian yang membawa pulang paksa jenazah covid-19 ternyata juga sempat membongkar makam. Fakta anarkis terungkap dalam kejadian tersebut. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Fakta anarkis di balik video viral warga Pegirian, Surabaya bawa pulang paksa jenzah covid-19 terungkap.

Tindakan anarkis ini tak hanya terjadi saat warga memaksa membawa pulang jenazah covid-19 dari Rumah Sakit (RS) Paru Karang Tembok, Kecamatan Semampir Surabaya, tetapi juga setelahnya. 

Akibat tindakan anarkis itu, petugas medis sampai harus berlindung di depot air isi ulang. 

Berikut kronologi kejadian menurut penuturan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi: 

1. Sulit hubungi keluarga 

Joni mendapatkan penjelasan dari Dirut RS Paru bahwasanya pasien yang meninggal pada 4 Juni 2020 dini tersebut telah mendapatkan perawatan yang maksimal dari Tim RS Paru.

Pada saat pasien meninggal, Pihak RS Paru langsung menghubungi keluarga berulang kali  namun tidak kunjung tersambung.

RS Paru baru bisa tersambung dengan pihak keluarga pada sekitar jam 8 pagi.

Selanjutnya, keluarga pasien datang ke RS Paru dan dijelaskan oleh dokter jaga terkait kronologi meninggalnya pasien tersebut.

Keluarga kemudian meminta izin untuk berunding dengan keluarga yang lain, sampai pukul 8.30 WIB. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved