Berita Entertainment
Penyebab Lathi Challenge Viral di Indonesia, Ulama Malaysia Minta Maaf pada Orang Jawa
Terungkap penyebab Lathi Challenge viral di Indonesia dan Malaysia. Lathi Challenge sempat membuat ulama Malaysia minta maaf pada orang Jawa.
Banyaknya orang yang meng-cover lagu itu dengan berbagai versi daerahnya juga menambah minat orang-orang Indonesia untuk menikmatinya.
Menurut Kasandra, challenge itu juga mewakili sebagian masyarakat Indonesia karena visualisasinya kreatif.
Menampilkan sisi kegelapan dan unsur mistik yang nyata.
Dia juga menyinggung tentang makna lagu tersebut yang memiliki kedekatan dengan orang-orang Indonesia.
Menurutnya, lagu itu mengandung makna yang dalam tentang dampak kekerasan terhadap perempuan.
Kekerasan itu dapat berupa penderitaan, sakit fisik, sakit hati, ketidakberdayaan, dan amarah maupun dendam.
"Saya sangat mengapresiasi tim kreatif mereka yang berani mengungkap fakta bahwa kekerasan dan kekerasan seksual masih terjadi di Indonesia dan sampai sekarang rantai kekerasan masih sulit diputuskan," kata dia.
Kekerasan terhadap perempuan sulit dihentikan menurutnya karena berbagai faktor, mulai dari pernikahan dini, toxic relationship, kekerasan seksual, perdagangan manusia, dan lain-lain.
Lathi Challenge telah membuat banyak orang mau menunjukkan kreativitasnya lewat kreasi make up.
Bahkan dirinya sendiri ikut serta challenge itu.
Ustaz Malaysia Wan Dazrin Minta Maaf ke Orang Jawa
Sementara itu, Ustadz asal Malaysia, Wan Dazrin Wan Din meminta maaf setelah sebut Lathi Challenge merupakan syirik.
Lathi Challenge juga viral di Malaysia.
Hebohnya Lathi Challenge di Malaysia membuat penceramah muda Malaysia menegur warganet yang ikut melakukan Lathi Challenge.
Ia sempat menyamakan Lathi Challenge mengandung unsur syirik dan khurafat tidak baik dilakukan oleh umat Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/viral-lagu-lathi.jpg)