Minggu, 12 April 2026

Berita Entertainment

Penyebab Lathi Challenge Viral di Indonesia, Ulama Malaysia Minta Maaf pada Orang Jawa

Terungkap penyebab Lathi Challenge viral di Indonesia dan Malaysia. Lathi Challenge sempat membuat ulama Malaysia minta maaf pada orang Jawa.

Editor: Tri Mulyono
youtube
Lathi Challenge Viral di Indonesia dan Malaysia. Ulama Malaysia minta maaf pada orang Jawa. 

SURYA.CO.ID - Terungkap penyebab Lathi Challenge viral di Indonesia dan Malaysia.

Lathi Challenge adalah tantangan untuk merias wajah menyerupai karakter wanita seram dalam video klip lagu Lathi karya grup musik Weird Genius dan rapper Surabaya, Sara Fajira.

Kontroversi Lathi Challenge sempat membuat ulama Malaysia minta maaf pada orang Jawa.

Sang ustadz muda asal Malaysia itu sebelumnya menyebut Lathi Challenge setengah budaya Jawa yang syirik.

Reaksi Tak Terduga Nella Kharisma saat Dory Harsa Mengajaknya Nikah, Nasib Cak Malik?

Bukan Motor Bebek, Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan Ternyata Koleksi Motor Unik, ini Potretnya

Keunggulan Xiaomi Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro untuk Gaming, Spesifikasi Lengkap dan Harga

VIRAL Tagihan Listrik PLN Warga Malang Rp 20 Juta, di Atas Raffi Ahmad, Ini Kata Stafsus Jokowi

Seperti diketahui, baru-baru ini #LathiChallenge ramai di platform TikTok.

Challenge make up itu menggunakan lagu berjudul Lathi.

Dilansir Kompas.com, Jumat (5/6/2020), #LathiChallenge dipopulerkan oleh seorang beauty vlogger asal Indonesia, Jharna Bhagwani.

Awalnya, remaja 17 tahun itu membuat konten make up dengan iringan lagu "Lathi" dan menambahkan tagar #LathiChallenge.

Setelah itu orang-orang di Indonesia mengikuti jejaknya dengan membuat kreasi make up dengan pakaian tradisional.

Ada juga yang hanya menggunakan aplikasi di handphone.

Mengapa challenge tersebut ramai di Indonesia?

Psikolog Klinis Adityana Kasandra Putranto mengatakan, menurutnya ada beberapa alasan.

"Banyak perempuan merasa memiliki koneksi dengan lagu ini, lalu ditambah kreativitas para MUA yang menyajikan unsur keindahan tambahan sehingga lengkap menjadi sebuah Music Beauty Fashion yang artistik," ujar dia pada Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Selain itu dari segi lagu, menurutnya itu adalah lagu yang bagus, digarap dengan indah, dan kaya akan alunan musik.

Ditambah lagi musiknya merupakan perpaduan hi-tech dan tradisional.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved