Selasa, 12 Mei 2026

Kasus George Floyd Tewas Oleh Polisi

Kerusuhan di Amerika Serikat Meluas hingga 20 Kota

Pperistiwa tersebut diketahui melalui sebuah video yang viral. Di dalam video tersebut tampak polisi menahan seorang pria berkulit hitam

Tayang:
Editor: Suyanto
AFP/tribunnews.com
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan sebuah toko bir yang telah terbakar di dekat Kantor Polisi pada 28 Mei 2020 di Minneapolis, Minnesota, selama protes atas kematian George Floyd, setelah seorang petugas polisi menginjak lehernya. 

Walikota Denver Michael Hancock telah menceritakan kesedihannya atas adegan yang "tidak perlu, tidak masuk akal dan merusak" ketika protes berlanjut di ibukota Colorado.

“Sekali lagi, tindakan kekerasan beberapa orang meredam seruan sah untuk keadilan. Dua kali hari ini, kami melakukan demonstrasi yang damai dan sukses di mana orang-orang mengekspresikan kemarahan mereka atas kematian #GeorgeFloyd , "kata Hancock.

" Kami melihat mereka, kami mendengar mereka, dan mereka menghormati tujuan mereka. Sayangnya, elemen lain dengan motif egois dan niat nekat menyusup ke demonstrasi malam ini dan menghasut kekerasan dengan bahan peledak buatan sendiri, batu, botol, coretan dan vandalisme.

"Ini bukan siapa kita, dan kepala yang lebih tenang harus menang. Petugas kepolisian kita memiliki tugas bersumpah untuk menjaga keselamatan semua orang - dan mereka akan melakukannya. Orang-orang menangis untuk didengar, tetapi gangguan kekerasan ini hanya memecah belah kita."

Di Denver terjadi demonstrasi hari kedua, dengan ratusan orang berbaris menuju pusat kota menuntut keadilan bagi Floyd.

Pada Kamis malam, polisi bahkan telah mengerahkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan masa.

Dilansir oleh Kompas.com, dalam aksi tersebut terjadi 13 penangkapan.

Di Minneapolis

Petugas penegak hukum Minneapolis telah menangkap sejumlah orang yang mengabaikan perintah pembubaran di daerah sekitar kota ke-5, menurut Departemen Keamanan Publik negara bagian.

Para pengunjuk rasa berkumpul di depan sebuah toko bir yang telah terbakar di dekat Kantor Polisi pada 28 Mei 2020 di Minneapolis, Minnesota, selama protes atas kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, yang meninggal setelah seorang petugas polisi menginjak lehernya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved