Video Cekcok Petugas PSBB Surabaya

UPDATE Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP

Berikut ini update video viral Habib Umar Assegaf asal Bangil, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) diduga melanggar aturan PSBB Surabaya.

Youtube Surya.co.id
Habib Umar Assegaf Diduga Langgar PSBB Surabaya hingga Disebut Pukul Satpol PP 

SURYA.CO.ID, SURABAYA -  Berikut ini update kasus video viral Habib Umar Assegaf asal Bangil, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) diduga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya hingga disebut pukul anggota Satpol PP Surabaya. 

Seperti diberitakan beredar video viral seorang pria berjubah putih yang belakangan diketahui identitasnya adalah Habib Umar Assegaf mengamuk saat diperiksa petugas Pos Check Point Exit Tol Satelit, Surabaya.

Dalam insiden itu, Habib Umar Assegaf kemudian terlibat aksi saling dorong dengan anggota Satpol PP Surabaya.

Sang anggota Satpol PP bahkan mengaku dipukul oleh Habib Umar Assegaf dalam insiden tersebut, sehingga melaporkan Habib Umar ke Polda Jatim.

KRONOLOGI Sebenarnya Video Viral Habib Umar Assegaf Ngamuk pada Petugas PSBB Surabaya 

5 Fakta Pria Berjubah Putih Adu Mulut Petugas PSBB Hingga Laporan Asmadi Satpol PP Surabaya

Video Pria Berjubah Putih Bentrok Dengan Petugas PSBB Jadi Viral, ini yang Akan Dilakukan Polisi

Pria Cekcok dengan Petugas dan Viral Dilapokan ke Polda Jatim, Habib Umar Assegaf? Ini Kata Polisi

Asmadi Satpol PP Surabaya Lapor Polisi, Update Video Viral Cekcok di Cek Poin PSBB Exit Tol Satelit

Polda Jatim menyatakan akan melakukan digital forensik terhadap video viral tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, upaya penyidikan itu dimaksudkan menguji keotentikan rekaman video yang terlanjur beredar viral di jagad media sosial.

Apakah video yang terlanjur beredar luas di media sosial sesuai dengan fakta yang ada.

Atau terdapat aspek rekayasa media atau editing dalam rekaman video berdurasi tak lebih dari tiga menit itu.

"Terkait video kami akan melakukan digital forensik. Artinya apakah video tersebut sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, dan tidak ada editan, sehingga Ini sah," ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (21/5/2020).

Tak cuma itu, ungkap Trunoyudo, pihaknya juga akan menggali keterangan terhadap para saksi, mulai dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas dan institusi jajaran samping lainnya, yang melihat insiden tersebut sekira pukul 16.45 WIB, Rabu (20/5/2020).

Halaman
1234
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved