Virus Corona di Surabaya
Update PSBB Surabaya Sidoarjo dan Gresik Jilid II, Ada 640 KTP Disita dan 6 Pegawai Depot Diamankan
Berikut update terbaru tentang kabar Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Surabaya, PSBB Sidoarjo dan PSBB Gresik hari ini, Rabu (20/5/2020)
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Jika memang ada suatu urusan mendesak untuk tetap berkegiatan di luar rumah, prinsip physical distancing wajib dipatuhi; menjaga jarak dan melengkapi diri dengan masker.
Mengingat Kota Surabaya masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Trunoyudo menambahkan, petugas juga mengimbau masyarakat mematuhi sejumlah aturan selama PSBB, seperti adanya pemberlakuan jam malam.
Teruntuk pedagang makanan minuman, oleh petugas diminta untuk melayani pembelian secara take awal atau dikemas untuk dikudap di kediamannya masing-masing.
"Untuk pemilik warung membuat pernyataan atau teguran tertulis, selanjutnya petugas Satpol PP melakukan penyegelan dengan memasang Pol PP Line dan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di area sekitar warkop tersebut," pungkasnya.
Patroli yang dikomandoi Wakil Direktur Samapta Polda Jatim AKBP Hadi Winarno itu diikuti sejumlah anggota gabungan Polda Jatim, TNI, Satpol PP, dan elemen organisasi masyarakat.
3. Warung Pak Umar akan Tingkatkan Protokol Kesehatan
Warung Pak Umar menjadi salah satu usaha yang terdampak pandemi COVID-19.
Terlebih, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), warung yang terletak di Kawasan Sedati, Sidoarjo itu menutup gerai dan hanya melayani secara online.
Hal itu kemudian berimbas pada pendapatan yang terus menurun di tiap harinya.
Bahkan, saat-saat ramadan seperti sekarang ini, disebut Umar Shaichan owner Warung Pak Umar, sebagai lebarannya para pedagang makanan.
"Karena COVID-19, yang harusnya para pengusaha makanan mengalami masa panen, justru mendapat yang sebaliknya," terang Umar.
Meski begitu, Umar tak ingin mengeluh dan berhenti di satu titik hanya karena COVID-19.
Ia telah berpikir jauh ke depan tentang apabila pandemi ini tak kunjung hilang.
"Kalau pandemi tak kunjung hilang, tidak mungkin juga kami akan berdiam seperti ini. Maka, saya telah mempersiapkan dengan baik untuk segala hal yang akan terjadi ke depannya," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/warga-melanggar-jam-malam-psbb-kedua-diamankan-di-mapolres-gresik.jpg)