Strategi Polri Bujuk KKB Papua Penyerang Pospol Paniai agar Menyerah, Begini Kondisi Briptu Kristian

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memiliki strategi khusus agar KKB Papua penyerang pos polisi di Paniai menyerah.

Kolase Facebook TPNPB dan IST/Kompas
Ilustrasi - Strategi Polri Bujuk KKB Papua Penyerang Pospol Paniai Menyerah 

"Jika tidak (dikembalikan), maka itu adalah upaya kami untuk mengambil tindakan tegas kepada para kelompok yang ambil" sambungnya.

Sementara itu, kondisi Briptu Kristian kini telah mendapatkan perawatan medis.

"Untuk korban, anggota kita sudah dievakuasi ke Nabire sejak kemarin dan sudah mendapatkan perawatan intensif.

Laporan Kapolres Nabire, keadaanya sudah cukup stabil dan butuh tambahan darah sebanyak empat liter dan sudah dipenuhi, semoga cepat pulih" katanya.

Identitas pelaku sudah didapat

Ilustrasi: KKB Papua Terjun ke Jurang Didesak TNI, 1 Anggota Separatis Tewas, Sebelumnya Tembak Anak Kecil
Ilustrasi: KKB Papua Terjun ke Jurang Didesak TNI, 1 Anggota Separatis Tewas, Sebelumnya Tembak Anak Kecil (Facebook TPNPB)

Sebelumnya, pihak kepolisian juga telah mengantongi identitas pelaku.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Sabtu (16/5/2020).

”Anggota di lapangan telah mengantongi indentitas salah satu pelaku penganiayaan dan perampasan senjata api inventaris Pospol,” ujar Kamal, dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penyerangan Pospol di Paniai Papua'

Untuk itu, lanjut Kamal, pihaknya meminta para pelaku menyerahkan diri serta mengembalikan senjata yang dirampas.

”Kami meminta kepada para pelaku untuk segera menyerahkan diri dan mengembalikan senjata inventaris milik Pospol 99 Polres Paniai.

Kami juga meminta bantuan kepada para tokoh untuk dapat membantu melakukan pendekatan terhadap para pelaku,” terang Kamal.

Mengenai kronologi kejadian, kata Kamal, saat terjadi penyerangan, anggota yang tinggal di pos hanya satu orang.

“Sebelum kejadian, tiga personel anggota Pospol 99 atas nama Briptu Irvan, Bripda Ganda, Bripda Aldi sedang melaksanakan kegiatan tatap muka bersama masyarakat bertempat di salah satu rumah warga masyarakat, sehingga pada saat itu anggota yang menjaga kantor Pospol 99 adalah Briptu Kristian Paliling,” ungkapnya.

Sekelompok orang kemudian mendatangi Pos Polisi dan melakukan penyerangan serta perampasan senjata.

“Pada saat Briptu Cristian Paliling sedang berada di Pospol 99 tiba-tiba datang sejumlah masyarakat dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban serta merampas Senjata Api inventaris Pospol 99 tersebut,” papar Kamal.

KKB Papua
KKB Papua (Facebook/TNPNB)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved