Rabu, 20 Mei 2026

Penyebab Sebenarnya Biskuit Oreo Supreme Viral dan Harganya Selangit Diungkap Pakar

Penyebab sebenarnya biskuit Oreo Supreme bisa viral dan harganya selangit diungkap pakar sosiologi.

Tayang:
Editor: Tri Mulyono
Kolase Youtube Rachel Goddard/Instagram Oreo
Oreo Supreme 

Drajat menilai, produk tersebut akan semakin booming karena adanya media sosial.

"Ini kemudian dipercepat luar biasa, dengan adanya media sosial, dengan adanya iklan-iklan TV dan sebagainya," kata Drajat.

Penyeragaman rasa dan selera

Alasan mengapa ada orang yang mau membeli biskuit dengan harga "selangit", menurut Drajat, hal ini merupakan karakter masyarakat konsumsi.

"Jadi, di dalam teori konsumsi itu, ini memang sebuah rekayasa kapitalis," kata dia.

Ia menjelaskan, ada kecenderungan untuk memproduksi sesuatu secara massal untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

"Untungnya kecil tapi yang dijual jumlahnya banyak.

Banyak tidak hanya di Amerika saja, tapi di seluruh dunia.

Tidak hanya di Indonesia saja, tapi dia bisa jual di seluruh dunia," ujar Drajat.

Drajat mengatakan, ada penciptaan keseragaman budaya, keseragaman selera, dan keseragaman rasa.

Hal ini seharusnya tidak bisa terjadi begitu saja karena manusia pada dasarnya berbeda-beda.

Penyeragaman rasa, penyeragaman budaya, hingga penyeragaman pengetahun direkayasa melalui iklan atau kolabrasi iklan yang dapat mengangkat.

"Tidak makanannya tapi adalah image dari makanannya atau nilai gengsi dari makanan itu," papar Drajat.

"Tapi yang penting adalah saat ini menjadi selera massal, saat ini laku dalam skala besar, saat ini dicicipi atau dirasakan oleh banyak orang," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiga Keping Oreo Supreme dan Modal Simbolik Pembelinya...",

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved