7 Cewek Cantik PSK Online di Surabaya Didatangkan dari Bandung, Alasan Layani Tamu saat Corona
Tujuh cewek PSK online di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ternyata didatangkan dari Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Tri Mulyono
Dalam pemeriksaan juga terungkap, tujuh mucikari setiap bulan keliling kota-kota besar di Indonesia.
Di antaranya, Surabaya, Jakarta, Bandung, Denpasar Bali dan Makassar untuk menawarkan jasa zina.
"Anak buah para tersangka ini dibawa dari Bandung. Terkadang di tempat singgah itu, mereka mencari wanita yang bersedia menjadi anak buahnya," jelas Iptu Agung Kurnia Putra.
Saat memasarkan anak buahnya lewat jejaring sosial, tersangka menerapkan sistem down payment (DP) via rekening untuk mengunci slot layanan anak buahnya.
"Para pelanggan harus mentransfer sejumlah uang dulu sesuai tarif sesuai kesepakatan antara pelanggan dan muncikari," tandasnya.
Iptu Agung Kurnia Putra mengungkap para mucikari dan PSK nekat beroperasi saat Kota Surabaya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi Virus Corona atau COVID-19, karena mereka butuh uang untuk makan.
"Mereka bilang, 'daripada ndak makan Pak'," ungkap Agung.
Saat digerebek, Agung juga mengatakan para pelaku tidak menggunakan alat perlindungan diri seperti masker.
Namun mereka menggunakan kondom sebagai pengaman.
Dalam kasus ini, para mucikari terancam pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 dan atau pasal 269 KUHP dan atau pasal 506 KUHP tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kasus serupa
Sebelumnya, Unit Jatanras Satreskrim Polreatabes Surabaya, menangkap janda asal Sidoarjo, Mami Lisa atau Lisa Semampaw yang mengendalikan 600 cewek atau PSK dari berbagai kota di Indonesia.
Gadis yang disediakan mulai dari Surabaya, Bandung, Semarang dan Jakarta serta kota lain.
Tarif yang dipatok mulai Rp 2,5 juta sampai Rp 25 juta.
Harga tersebut tergantung dari penampilan wajah, tinggi badan atau bodi dan layanan.